Peristiwa

Tewaskan Petani, BPBD Magetan Musnahkan Sarang Tawon Vespa

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Magetan saat melakukan pemusnahan sarang tawon di Desa Sidomukti, Jumat (29/1/2021). [Foto/Pusdalops Magetan]

Magetan (beritajatim.com) – Setelah melakukan pencarian selama dua hari, BPBD (Badan Penanggulangan Bencana) Magetan akhirnya memusnahkan sarang tawon jenis Vespa Affinis yang menewaskan seorang petani di Desa Sidomukti, Plaosan.

“Warga dibantu BPBD dan Polsek Plaosan akhirnya menemukan sarang tawon di pohon tinggi yang berdekatan dekat jurang. Agar tidak timbul korban lagi, akhirnya dimusnahkan,” kata Kepala Desa Sidomukti, Supeno, Jumat (29/1/2021).

Sarang tersebut disemprot menggunakan racun serangga. Kades Sidomukti dan warga mengaku lega. Pihaknya berterima kasih kepada tim dari BPBD Magetan. “Warga sempat takut ke sawah. Alhamdulillah sekarang sudah aman. Karena sarangnya sudah dimusnahkan,” ujar Supeno.

Totok Wardoyo dari Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Magetan mengatakan, pemusnahan sarang tawon tersebut tidak mudah, karena lokasinya sulit dijangkau. Berada di pepohonan yang tinggi dan dekat jurang.

“Memang butuh proses dan waktu, karena berada di pohon yang tinggi. Tapi, akhirnya sarang tawon itu bisa kita musnahkan,” kata Totok.

Diberitakan sebelumnya, Sumirah (65) seorang petani asal Desa Sidomukti, Kecamatan Plaosan Magetan harus menjalani perawatan usai disengat segerombolan tawon berjenis Vespa Affinis saat menggarap sawahnya.

Sempat dilarikan ke puskesmas Plaosan sebelum akhirnya dirujuk ke RS Giriharjo Wonogiri. Namun takdir berbicara lain. Petani tersebut akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya pada Kamis (28/1/2021). [asg/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar