Peristiwa

Tewaskan Kakek 80 Tahun, Ini Penyebab Kebakaran di Ponorogo

Kebakaran yang terjadi di Ponorogo pada Kamis (24/2) kemarin. (Foto/Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Pasca kebakaran rumah yang mengakibatkan seorang kakek berumur 80 tewas, petugas kepolisian langsung melakukan penyelidikan. Di reruntuhan rumah yang telah menjadi abu itu, petugaa kepolisian dari Polsek Ponorogo Kota mencari petunjuk penyebab kebakaran terjadi. Selain itu, petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi.

“Pasca api padam kemarin (24/2), petugas langsung melakukan oleh TKP dan memeriksa saksi yang biasa mengurus korban,” Kapolsek Ponorogo Kota AKP Haryokusbintoro, Jumat (25/2/2022).

Penyebab kebakaran yang terjadi pada pukul 14.00 WIB siang kemarin itu, kata Haryokusbintoro mengarah kepada puntung rokok korban yang masih menyala. Sebab, saat olah TKP itu diamankan korek api, pipa kayu untuk merokok dan sisa kasur kapuk yang terbakar.

“Kebakaran kemarin sudah dipastikan dari rokok korban,” ungkapnya.

Hal itu juga dikuatkan dengan keterangan saksi, meski korban menderita penyakit stroke, namun juga perokok berat. Bahkan saat memberi makan siang pun, korban maaih menyulut rokok. Padahal oleh saksi, sudah berkali-kali diperingatkan untuk tidak merokok. Namun, yang bersangkutan memang sudah dibilangi.

“Korban meski sakit stroke tapi masih merokok,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, kebakaran menghanguskan sebuah rumah yang berada di Jalan Sultan Agung Kelurahan Nologaten Kecamatan/Kabupaten Ponorogo pada Kamis (24/2) siang. Rumah yang sebagian besar terbuat dari kayu, membuat si jago merah lebih cepat membakarnya. Selain rumah, api juga membakar sang pemilik yang saat itu berada di dalamnya. Alhasil, pemilik rumah yang hidup sebatang kara itu tewas terpanggang.

“Tadi saya lewat jalan Sultan Agung memang ada di salah satu rumah ada api tapi masih kecil, namun saat saya putar balik ternyata apinya sudah membesar,” kata Sinta Diofardila, salah satu warga yang kebetulan melintas di lokasi kejadian. [end/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar