Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Tersenggol dan Terlindas Ban Truk Tangki, Ibu-Ibu asal Bojonegoro Ini Tewas di Lamongan

Ibu-ibu asal Bojonegoro yang tewas saat berboncengan dengan suaminya. Tersenggol dan terlindas ban truk tangki di Jalur Nasional Lamongan-Babat, Sabtu (24/9/2022).

Lamongan (beritajatim.com) – Seorang ibu-ibu pengendara motor asal Bojonegoro harus tewas di tempat akibat terjatuh dan tersenggol truk tangki yang akan mendahuluinya, di Jalan Poros Nasional Lamongan-Babat, tepatnya di ruas jalan Desa Waru Wetan, Kecamatan Pucuk, Lamongan, Sabtu (24/9/2022).

Berdasarkan informasi dari pihak kepolisian, ibu-ibu yang nahas ini bernama Jamila (39). Kala itu, ia berboncengan dengan suaminya, Malik (42). Pasutri ini berasal dari Desa Simorejo, Kecamatan Kanor, Bojonegoro, yang juga melaju dari arah yang sama dengan truk tangki.

“Korban Jamila tewas di TKP. Sedangkan suaminya mengalami luka-luka,” ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Lamongan Iptu Anang Purwo saat dikonfirmasi, Sabtu (24/9/2022).


Untuk kronologinya, Anang menceritakan, kejadian ini bermula saat ada truk tangki dengan nopol L 8637 UJ yang dikemudikan oleh Sukarmin (68), warga asal Asemrowo, Surabaya melaju dari arah barat ke timur atau dari arah Babat.

“Semula truk tangki tronton dengan L 8637 UJ yang dikemudikan Sukarmin melaju dari arah barat ke timur di lajur kiri. Sesampainya di TKP, truk tangki ini bermaksud mendahului pengendara motor yang berboncengan tersebut,” terangnya.

Nahasnya, saat hendak mendahului dari sebelah kanan inilah, bodi truk ternyata mengenai motor pasutri karena jaraknya yang terlalu dekat. Akibatnya, pasutri asal Bojonegoro ini pun terjatuh.

“Sang istri jatuh ke kanan dan langsung terlindas ban belakang truk tangki hingga tewas di tempat. Sementara sang suami jatuh ke arah kiri dan mengalami luka-luka,” tambahnya.

Akhirnya, petugas kepolisian yang mendapat laporan insiden ini pun segera datang ke lokasi kejadian. Polisi lalu langsung melarikan kedua korban ke rumah sakit untuk mendapat perawatan. “Polisi juga langsung menggelar olah TKP di lokasi kejadian dan meminta keterangan sejumlah saksi mata yang ada di lokasi,” pungkas Anton.[riq/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar