Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Terpeleset Saat Bersihkan Sisa Limbah Cair, 2 Karyawan PT HAN di Mojokerto Tewas

Petugas memasang garis polisi di kendaraan Fuso nopol L 9396 UK. [Foto : ist]

Mojokerto (beritajatim.com) – Dua orang karyawan PT Hijau Alam Nusantara (HAN) tewas akibat membersihkan tangki berisi sisa limbah cair di lokasi pabrik yang ada di Desa Manduro Manggung Gajah, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto berawal dari korban luka Muhamad Rizal Said ditolong para korban.

Kapolsek Ngoro, Kompol Subiyanto mengatakan, ketiga karyawan PT HAN, Jauhari, Muhamad Rizal Said dan Madi bertugas membersihkan tangki sisa limbah cair yang berada di kendaraan Fuso nopol L 9396 UK. “Yang pertama masuk membersihkan tangki adalah Madi,” ungkapnya, Jumat (24/6/2022).

Madi istirahat dan digantikan Jauhari dan Muhamad Rizal Said untuk membersihkan tangki tersebut. Beberapa menit kemudian Muhamad Rizal Said terpeleset jatuh ke dalam tangki sehingga tidak sadarkan diri. Melihat Muhamad Rizal Said jatuh, Jauhari berusaha menolong korban.

“Muhamad Rizal Said yang jatuh untuk mengangkat keatas tangki yang dibantu Madi. Bambang kemudian datang untuk membantu dengan naik ke atas truck akan tetapi Bambang terpeleset dan jatuh masuk ke dalam tangki menimpa ketiga orang yang masih di dalam tangki,” katanya.

Korban Bambang tidak sadarkan diri di dalam tangki. Kapolsek menjelaskan, Jauhari berupaya mengangkat Rizal ke atas tangki, sementara Madi sembari menolong berteriak minta tolong. Mendengar permintaan tolong dan datang Farian Ade lalu naik ke atas truck dan melihat korban tergeletak di dalam tangki.

“Farian turun Truck untuk meminta pertolongan karyawan lain. Tak lama beberapa karyawan datang termasuk korban Feri Heri Purwanto dan Afatar Febian Ardiansyah. Keduanya lalu naik ke atas truck tangki dan melihat kondisi korban Bambang dan Rizal tidak sadarkan diri,” ujarnya.

Keduanya berusaha membantu mengeluarkan korban Bambang dari dalam tangki akan tetapi beberapa menit kemudian Feri dan Afatar merasa sesak nafas. Karena mencium bau dari dalam tangki dan kemudian keduanya tidak sadarkan diri.

“Keempat korban dibawa ke tiga rumah sakit berbeda, namun dua korban yakni Bambang dan Afatar meninggal dunia. Dua korban lainnya, Rizal dan Feri mengalami luka dan masih menjalani perawatan. Untuk korban meninggal sudah dibawa ke rumah duka masing-masing,” tegasnya. [tin/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar