Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Terobos Puing Kebakaran, Pemilik Kios di Pasar Bungkal Usaha Selamatkan Dagangan

Bojonegoro (beritajatim.com) – Sejumlah pedagang berhasil menyelamatkan barang dagangannya sebelum habis terbakar. Mereka menerobos api yang membesar untuk menyelamatkan barang-barang yang masih bisa dijangkau.

Para pedagang bersama warga setempat saling membahu untuk menyelamatkan barang-barang dagangan saat mengetahui terjadi kebakaran di kios Pasar Bungkal, Dusun Karangturi Desa Sidobandung Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro.

Menurut salah seorang warga, Sulikah (55) dari Desa Sidobandung Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro, api sangat cepat dengan asap berwarga hitam membumbung. Api cepat merambat karena kios yang terbakar rerata berjualan barang-barang mudah terbakar.

“Api pertama kali dari kios milik Pak Salim yang menjual barang-barang pecah belah. Kemudian dengan cepat merambat ke kios lainnya,” ujarnya di lokasi kejadian, Rabu (22/6/2022).

Kios pedagang yang ada di Pasar Tradisional Bungkal itu yang paling parah sedikitnya ada 10 unit. Yakni, milik Salim Warga Desa Ngadiluhur Kecamatan Balen, Minto Warga Kabunan yang menjual alat-alat kecantikan, kios milik Niswatin yang dipakai berjualan jajalan dan sembako.

Kios milik Muslikah yang juga berjualan jajanan dan sembako, kios milik Saroh yang berjualan alat kecantikan, milik Kak Pud yang berjualan buku dan peralatan sekolah, kios qMualipah berjualan sembako, serta lapak milik Mbak Sri dan Mbak Is yang berjualan nasi dan jajanan.

Sementara Kepala Desa Sidobandung Lilik mengatakan, dalam peristiwa kebakaran itu tidak ada korban jiwa. Karena sebagian besar para pedagang sudah pulang. “Jadi pasar sudah dalam kondisi sepi pedagang maupun pembeli karena sudah tutup,” jelasnya.

Sekadar diketahui, bangunan Pasar Bungkal Dusun Karangturi Desa Sidobandung Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro terbakar. Dugaan awal, kebakaran dipicu adanya konsleting listrik. Kebakaran diperkirakan terjadi pada pukul 14.00 WIB, Rabu (22/6/2022).

Dalam peristiwa kebakaran pasar tradisional itu, sedikitnya 20 unit lapak pedagang terbakar. Jumlah tersebut dari yang terbakar dengan kerusakan ringan hingga rusak berat atau ludes. Dari 20 lapak itu diperkirakan ada sekitar 10 lapak yang ludes. [lus/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar