Peristiwa

Terlibat Kredit Macet, 2 Rumah di Kediri Dieksekusi Pengadilan Agama

Kediri (beritajatim.com) -Pengadilan Agama Kota Kediri melakukan eksekusi pengosongan  dua rumah di Jalan Wachid Hasyim, Kelurahan Bandar Kidul, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, karena penghuninya terlibat kredit macet pada sebuah bank syariah. Eksekusi tersebut diajukan oleh pemenang lelang, yang tidak dapat menguasai hartanya selama empat tahun.

Eksekusi ini mendapat pengawalan ketat dari ratusan aparat kepolisian Polresta Kediri. Petugas Juru Sita Pengadilan Agama Kota Kediri mengeluarkan barang-barang dari dalam rumah. Sementara itu, penghuni atas nama Mahrus Zein dan Siti Hanafiah yang terlibat kredit macet pada Bank BNI Syariah, sehingga dilakukan lelang, tidak hadir.

Eksekusi ini diajulan oleh Fitriana, selaku pemenang lelang yang tidak bisa memiliki rumahnya selama empat tahun, karena masih dikuasi oleh termohon eksekusi. Sedangkan termohon sempat melakukan perlawanan melalui jalur permohonan penangguhan ke majelis hakim, akan tetapi akhirnya ditolak.

“Eksekusi ini merupakan pelaksaan risalah lelang. Kami mendapatkan perintah dari ketua Pengadilan Agama untuk melakukan eskekusi pengosongan hari ini,” kata Hidayatulloh, Panitera Pengadilan Agama Kota Kediri

Dalam risalah lelang disebutkan apabila dua obyek rumah seluas 73 meter persegi dan 1092 meter persegi telah dijual oleh Bank BNI Syariah kepada Kantor Pelayanan Kekayaan Negera Dan Lelang atau KPKNL, yang kemudian dimenangkan oleh pemohon.

Untuk diketahui, eksekusi pengosongan dua rumah ini sebenarnya dijadwalkan, pada 31 Oktober 2019. Tetapi karena pertimbangan keamanan yang bersamaan dengan Pilihan Kepala Desa serentak, akhirnya dilaksanakan hari ini.

Sementara itu,sebelum pelaksanaan eksekusi, pihak Pengadilan Agama telah melakukan pemberitahuan kepada termohon, tetapi hingga hari pelaksanaan, termohon tidak hadir. [nm/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar