Peristiwa

Terkapar di Jalan, Dikira Covid-19 Ternyata Mabuk

Sidoarjo (beritajatim.com) – Rabu (8/4/2020) sore hari, Jalan Raya Jati arah Krian (barat), tepatnya depan Lippo Plaza, disterilkan dan ditutup oleh aparat kepolisian karena orang tergeletak di atas aspal bawah becak motor (bentor).

Dari identifikasi petugas, korban adalah Yoyon (38), tukang becak yang tinggal di Dusun Kutuk Kelurahan Sidokare Kecamatan Sidoarjo. Petugas kepolisian berkoordinasi dengan petugas medis dari RS Delta Surya Sidoarjo.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, jelang maghrib, korban melintas di Jalan Raya Jati Sidoarjo, dari timur ke barat. Tepat di TKP, tiba-tiba korban jatuh dari bentor dan tergeletak diatas aspal dengan posisi miring kepala di barat.

Atas kejadian tersebut salah satu akses jalan di Jalan Raya Jati Sidoarjo langsung ditutup, sambil menunggu petugas medis. Jelang maghrib, petugas medis lengkap dengan Alat Pelindung Diri (APD) dari RS Delta Surya Sidoarjo datang ke lokasi kejadian.

“Pada saat korban akan dinaikkan ke scoop strecher ternyata korban masih dalam keadaan hidup, dan dibawa ke IGD RS Delta Surya guna dilakukan pertolongan,” kata petugas medis.

Di RS Delta Surya, dilakukan pemeriksaan secara medis, korban mengaku bernama Yoyon, tinggal di Dusun Kutuk Kelurahan Sidokare Kecamatan Sidoarjo. Dari hasil pemeriksaan medis tidak ditemukan tanda-tanda kelainan pada diri korban.

“Dimungkinkan korban jatuh dari bentor akibat alkohol. Mulut korban beraroma miras/alkohol, serta kedinginan setelah kehujanan,” ungkap dia.

Usai menjalani pemeriksaan dan perawatan medis, korban minta makan dan pulang dari RS Delta Surya dalam keadaan sehat. “Sesudah makan, Yoyon diperbolehkan pulang dan kondisinya sudah sehat,” terang Kapolsek Kota Sidoarjo Kompol Supiyan. (isa/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar