Peristiwa

Terjaring di Perbatasan Situbondo, 61 Kendaraan Diminta Putar Balik

Situbondo (beritajatim.com) – Petugas gabungan dari Polri, TNI, Dishub dan Satpol PP Kabupaten Situbondo melakukan pemeriksaan ketat terhadap semua pelintas batas. Sasarannya, pengendara mobil dengan nomor polisi luar wilayah Situbondo seperti Jakarta, Surabaya dan Jawa Tengah.

“Data di posko Ketupat Semeru 2020 untuk hari Rabu hingga Kamis ada sekitar 61 kendaraan yang dipaksa putar balik atau kembali,” kata Kapolres Situbondo AKBP Sugandi, saat meninjau langsung kegiatan penyekatan dan pemeriksaan kendaraan di pos cek poin Ketupat Semeru 2020, Kamis (30/4/2020)

Kapolres menjelaskan, penjagaan di pos pengamanan ini dilakukan selama 24 jam. Para anggota terus melakukan pemeriksaan secara intensif kepada para pemudik. Pemeriksaan dan penyekatan dilakukan di 4 titik perbatasan Situbondo, Banyuglugur perbatasan dengan Probolinggo, Kalibagor dan Suboh perbatasan dengan Bondowoso, dan Banyuputih perbatasan dengan Banyuwangi.

“Semua kendaraan diperiksa tanpa terkecuali termasuk angkutan barang karena didaerah lain ada yang memanfaatkan situasi, angkutan barang dilarang mengangkut orang karena itu sangat berbahaya,” terang AKBP Sugandi.

Kapolres berharap masyarakat dapat mengikuti imbauan pemerintah. Hal ini untuk kebaikan bersama termasuk keluarga untuk mencegah meluasnya penyebaran Covid-19 atau virus Corona.

“Kami harap mereka mengerti dengan tugas aparat di lapangan. Karena petugas berupaya mengarahkan kendaraan-kendaraan dan pengemudi yang tidak mematuhi larangan Pemerintah secara humanis untuk kembali,” pungkasnya. [rin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar