Peristiwa

Terbakar, 3 Rumah dekat Gudang Rosokan di Mojokerto Dikosongkan

Kebakaran di gudang rosokan di Desa Perning, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto. Foto : misti/beritajatim

Mojokerto (beritajatim.com) – Petugas terpaksa meminta warga yang tinggal di dekat gudang rosokan (bahan bekas, red) di Desa Perning, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto meninggalkan rumah. Ini lantaran imbas kebakaran menyebabkan sesak nafas.

Akibat kebakaran gudang rosokan yang berisi bahan bekas mayoritas plastik tersebut menyebabkan satu petugas, dua warga dan satu anak dari rumah dekat gudang rosokan nyaris pingsan. Keempatnya harus menjalani perawatan di mobil Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Mojokerto.

Salah satu saksi mata, Sri Wahyuti (50) mengatakan, saat kebakaran terjadi ia sedang bersih-bersih rumah. “Saya habis bersih-bersih rumah, belum mandi. Ada yang bakar sampah di belakang gudang. Saya ke belakang ada yang teriak ada api,” ungkapnya, Senin (16/9/2019).

Sri yang tinggal tepat di samping kiri gudang rosokan tersebut kemudian ke depan rumah dan meminta tolong tetangga. Ia memperkirakan jika yang terbakar lahan kosong yang ada di belakang gudang rosokan karena memang ada tumpukan sampah.

“Saya kira di lahan belakang, kan di belakang gudang ada tumpukan sampah tinggi. Ternyata yang terbakar gudang rosokan, gudang itu isi plastik jadi api cepat membesar. Jadi saya panik dan takut karena di rumah tinggal sendiri, saya teriak minta tolong tetangga,” katanya.

Ibu dua anak ini menambahkan, petugas pun meminta ia meninggalkan rumah karena takut api merembet ke rumahnya yang berada tepat di samping kiri gudang rosokan tersebut. Tak hanya ia, dua rumah yang ada di samping kanan pun diminta untuk dikosongkan.

“Ada 3 rumah yang disuruh kosongkan, karena memang baunya membuat sesak nafas. Kalau pemilik gudang saya tidak tahu siapa namanya, panggilannya Bolet. Saya juga tidak tahu, apa ada karyawan saat kebakaran karena saya tidak pernah memperhatikan,” tuturnya.

Menurutnya, setiap hari ia kerja dari pagi hingga sore sehingga saat pulang kerja langsung masuk rumah. Sehingga ia tidak memperhatikan aktivitas yang ada di gudang rosokan tersebut. Hingga kini petugas PMK masih berusaha memadamkan api, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait penyebab kebakaran.[tin/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar