Peristiwa

Terapi di Kolam Renang Perum Jasa Tirta, Pengunjung Tewas Tenggelam

Korban tewas tenggelam dibawa ke RS Emma Kota Mojokerto. [Foto : misti/beritajatim]

Mojokerto (beritajatim.com) – Pengunjung Kolam Renang Tirta Jaya Brantas di Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto dikejutkan dengan tenggelamnya salah satu pengunjung kolam renang, Minggu (8/9/2019). Korban tewas tenggelam di sisi timur kolam milik Perum Jasa Tirta itu.

Pengelola, Mustam (51) mengatakan, korban datang sekira pukul 14.30 WIB dan membeli satu tiket. “Korban membayar tiket seharga Rp10 ribu tersebut dengan uang pecahan Rp100 ribu, setelah mendapatkan kembalian Rp90 ribu, korban masuk kolam renang,” ungkapnya.

Masih kata Mustam, korban masuk ke kolam renang dengan kedalaman 1,5 meter. Pengunjung itu mengaku datang sendiri untuk terapi yakni dengan cara pegangan pipa yang ada di pinggir kolam dan menggunakan ban pada bagian perut. Terapi yang dilakukan dengan cara keluar masuk dari dalam air.

“Diduga ban lepas, orangnya kemudian tenggelam. Saya sendiri tidak tahu. Saya tahu dia berada di sebelah timur dengan posisi keluar masuk air untuk terapi. Saya menyalakan kran karena air tandon habis, setelah saya kembali, dia sudah ditolong 4 anak dibawa ke bawah pohon mangga,” katanya.

Mengetahui hal tersebut, Mustam kemudian memberikan pertolongan. Korban diketahui masih hidup namun muntah disertai busa sehingga langsung dibawa ke RS Emma di Jalan Raya Ijen, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto.

“Pas ditolong muntah dan mengeluarkan busa di mulutnya, orangnya masih hidup. Sehingga dibawa menggunakan mobil ke RS Emma, tapi meninggal di RS. Tenggelam sekitar jam 3 sore, setengah jam dia di dalam kolam renang. Kondisi kolam ramai, kemungkinan sakit ayan. Kalau air kolamnya setinggi dada,” jelasnya.

Anggota Polsek Mojoanyar yang datang ke lokasi tidak menemukan identitas korban. Korban hanya membawa sepeda motor Astrea Supra nopol S 2135 NH, tas ransel isi lampiran surat keterangan terapi, beberapa kunci dan dua butir telur. Guna penyelidikan lebih lanjut jenazah korban dibawa ke RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto. [tin/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar