Peristiwa

Tenggelam di Sawah, Petani Meninggal Dunia

Bojonegoro (beritajatim.com) – Seorang petani bernama Mashudi warga RT 09, RW 02, Desa Wedi, Kecamatan Kapas, kabupaten Bojonegoro ditemukan meninggal dunia di tengah kubangan banjir. Jasad pria berusia 60 tahun itu ditemukan pihak keluarga sekitar pukul 20.30 WIB, kemarin malam.

Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro Yudi Hendro mengatakan, sesuai dengan laporan yang diterima, diduga korban sebelum meninggal terjatuh karena tersandung selang diesel untuk pengairan sawah.

“Kejadiannya berada di area persawahan yang berjarak sekitar 100 meter dari perkampungan,” ujar Yudi Hendro, Selasa (1/12/2020).

Sementara diketahui saat kejadian, banjir sedang menggenangi areal persawahan lokasi kejadian. Banjir diperkirakan setinggi kurang lebih satu meter. Karena banjir korban bermaksud mengambil bibit padi miliknya agar tidak terseret arus. Namun, nahas menimpa korban hingga meninggal dunia.

Sesuai dengan laporan Polsek Kapas, korban berangkat ke sawah diperkirakan mulai pukul 10.00 WIB, korban pamit ke keluarga untuk mengambil bibit padi karena terbawa banjir namun hingga pukul 19.00 WIB korban tidak kunjung pulang sehingga dilakukan pencarian oleh keluarga dibantu warga.

Setelah dilakukan evakuasi, hasil pemeriksaan yang dilakukan pihak kepolisian diketahui, korban yang memiliki tinggi badan sekitar 165 cm dan menggunakan celana pendek itu mengalami luka di sekitar kedua mata, hidung bawah, bibir bawah, telinga sebelah kanan dada sebelah kanan, lengan sebelah kanan dan kaki sebelah kanan.

“Luka tersebut dikarenakan dimakan kepiting sawah. Telinga kanan dan kiri juga mengeluarkan darah dan tidak ada tanda-tanda bekas penganiayaan,” ujar Kapolsek Kapas AKP Yaban. [lus/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar