Peristiwa

Tenggelam di Bengawan Solo, Penambang Pasir Ditemukan Tak Bernyawa

Bojonegoro (beritajatim.com) – Penambang pasir yang tenggelam di Sungai Bengawan Solo, Desa Kenongo, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban akhirnya ditemukan. Korban Suwarno (45) warga Desa Kabalan RT 04 RW 01 Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro ditemukan tidak bernyawa.

Jasad korban ditemukan warga yang melakukan pencarian secara manual berjarak sekitar dua kilometer dari lokasi kejadian tenggelam. Salah seorang SAR perwakilan Forum Peduli Bencana Indonesia (FPBI) Bojonegoro, Nurcholish mengatakan korban ditemukan sekitar pukul 21.20 WIB, di ager-ager (lorong) Desa Tambahrejo, Kecamatan Kanor.

“Jasad korban ditemukan dengan kondisi tertelungkup. Dengan radius jarak dari tempat kejadian musibah (TKM) sekitar 2 kilometer, atau sesuai radius pencarian,” ujarnya, Minggu (10/2/2019).

Sementara diketahui, pencarian juga dilakukan oleh SAR gabungan dari berbagai elemen sejak pagi hingga sore tadi. Pencarian dilakukan dengan cara penyisiran yang dimulai dari TKM kecelakaan air terbaliknya perahu bermuatan pasir.

“Penyisiran dimulai pukul 10.30 WIB, para personil SAR gabungan saat menyisir TKM menuju arah hilir atau bawah hingga radius 2 kilometer,” ungkapnya.

SAR gabungan yang melakukan sejak pagi terbagi menjadi empat kelompok. Satu perahu fiber dari BPBD dan tiga perahu tembo milik masyarakat. Pencarian akhirnya dihentikan pada pukul 17.30 WIB. Personil yang terlibat dalam pencarian itu diantaranya Basarnas, SAR BPBD, FPBI, Tagana, MTA, Relawan KRI dan masyarakat setempat. [lus/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar