Peristiwa

Tenggak Miras Oplosan, Siswa SMP di Sumenep Meninggal

Sumenep (beritajatim.com) – FH (15), siswa salah satu SMP negeri di Sumenep, Kecamatan Ganding, tewas usai menenggak minuman keras (miras) oplosan.

“Korban pesta miras di rumah temannya di Desa Lenteng Barat, Kecamatan Lenteng,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Minggu (12/04/2020).

Peristiwa mengenaskan ini berawal ketika pagi hari, korban pamit ke kakaknya, akan melayat ke rumah temannya. Namun sampai Isya, korban tak kunjung pulang ke rumah. Kakak korban kemudian mencoba menelepon HP korban, tapi tidak diangkat.

Hingga dini hari, paman korban mendapat telepon dari teman korban, agar menjemput korban di Lenteng. Paman korban kemudian mengajak dua saudaranya yang lain. Ternyata di tengah jalan, korban terlihat diantarkan temannya. Korban dalam kondisi mabuk akibat minum miras oplosan.

Paman korban kemudian membawa korban pulang ke rumahnya. Namun sampai di rumah, korban muntah-muntah. Orang tua korban pun kemudian membawa korban ke Puskesmas Ganding.

“Setelah beberapa jam dirawat di Puskesmas Ganding, korban dirujuk ke RSUD dr H. Moh. Anwar Sumenep. Namun sayang, tak lama setelah dirawat di rumah sakit, nyawa korban tidak dapat diselamatkan. Korban pun meninggal dunia,” ujar Widiarti.

Dalam peristiwa itu, polisi menyita sejumlah barang bukti. Diantaranya 1 botol minuman vodca, 1 botol whisky, 1 botol Krating Daeng, 1 botol alkohol 70%, dan 2 sachet Kuku Bima. (tem/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar