Peristiwa

Temukan Pencemaran Lingkungan di Sidoarjo, Posting Saja di Aplikasi E-Link

Sidoarjo (beritajatim.com) – Sejumlah warga mengaku merasakan kemudahan sejak adanya aplikasi e-Lingk. Melalui aplikasi yang ada di android itu, warga bisa lebih mudah dan cepat untuk melapor jika menemukan terjadinya pencemaran lingkungan.

“Kemarin saya tahu dari medsos kalau ada aplikasi itu. Kemudian saya dapat link aplikasinya dari teman. Saya coba, mudah kok pengoperasiannya,” aku salah satu warga Sukonodono, Jumat (18/12/2020).

Setelah mendownload aplikasi itu, pekerja di sebuah perusahaan swasta ini kemudian mencoba melaporkan tumpukan sampah di pinggir sungai yang diketahuinya.

“Tinggal memasukkan alamat, lokasi tumpukan sampah itu, kemudian memposting foto. Terkirim,” ujarnya sambil menunjukkan laporan yang telah disampaikannya lewat aplikasi buatan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo tersebut.

Hal serupa disampaikan Imron, warga Wonoayu. Meski mengaku belum melapor secara resmi melalui aplikasi tersebut, bapak dua anak itu sudah mendownload aplikasinya dan mencoba menggunakannya.

“Awalnya penasaran dengan aplikasi tersebut. Saya cari di playstore belum ketemu, untungnya saya dapat link aplikasi itu dari teman. Sudah saya instal, mudah kok,” ucap Imron.

Dia berencana, ketika di jalan melihat ada sampah atau sebagainya, akan langsung melapor ke DLHK menggunakan aplikasi tersebut.

Fungsi aplikasi ini bukan hanya untuk melaporkan adanya tumpukan sampah. Tapi berbagai hal terkait pencemaran lingkungan bisa dilaporkan di sana.

Seperti ketika melihat ada pencemaran lingkungan, ada yang buang sampah sembarangan di sungai atau buang sampai di tempat yang tidak sesuai, ada pohon tumbang atau perlu dikepras, lampu PJU (penerangan jalan umum) mati, taman yang rusak, bau menyengat, lampu hias rusak, dan sebagainya.

“Misalnya melihat lampu PJU mati, silakan langsung dilaporkan. Tim kami akan menindaklanjutinya,” kata Kepala DLHK Sidoarjo Sigit Setyawan.

Sistem dalam aplikasi itu sengaja dirancang dengan sangat sederhana dan simple. Tinggal menulis apa yang hendak dilaporkan, kemudian menyertakan lokasi dengan map, dan memposting fotonya. Laporan akan langsung diterima DLHK.

Cara penggunaan aplikasi e-Lingk memang terbilang sangat mudah. Pertama tentu harus download di playstore, atau lewat link : https://play.google.com/store/apps/details?id=dlhk.go.id

Setelah terdownload, silakan login dengan memasukkan nama, nomer telpon, dan NIK. Setelah masuk, pengguna bisa langsung memanfaatkannya.

Untuk pengadulan, pilih kotak paling atas bertulis “Buat Pengaduan”. Aplikasi akan langsung menyodorkan tiga kolom untuk diisi.

Paling atas untuk menuliskan lokasinya, dibawahnya memasukkan map dengan cukup klik tombol berlogo map yang ada, lalu ada kolom untuk menuliskan deskripsi aduan. Misalnya ada pohon tumbang, ada sampah dibuang sembarangan, dan sebagainya.

Kolom bawahnya untuk apload foto. Bisa mengapload dari galeri atau langsung memotres menggunakan fasilitas kamera. Lalu klik paling bawah untuk mengirim laporan.

Begitu laporan masuk ke dinas, tim akan menyampaikan aduan ke unit yang berwenang. Dan secepatnya merespon laporan itu dengan turun langsung ke lapangan. Setelah laporan selesai ditindaklanjuti, masyarakat atau pelapor akan langsung mendapat notifikasi melalui aplikasi tersebut.

“Kami berharap masyarakat bisa memanfaatkan aplikasi ini dengan baik. Karena aplikasi e-Lingk sengaja dibuat untuk memudahkan masyarakat untuk melapor dan memudahkan petugas menerima laporan dari warga,” harap Sigit. [isa/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar