Peristiwa

Tempati Gedung Kosong di Tuban, Anak Punk Digaruk Satpol PP

Petugas Satpol PP Tuban saat mengamankan sejumlah pemuda yang berada di dalam gedung bekas daeler tanpa ijin pemiliknya.

Tuban (beritajatim.com) – Petugas dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tuban mengamankan sejumlah pemuda yang kedapatan sedang berada di dalam bangunan gedung kosong bekas dealer yang berada di Jalan Letda Sucipto, Kelurahan Mondokan, Kabupaten Tuban, Kamis (4/2/2021).

Para pemuda itu diamankan petugas Satpol PP Kabupaten Tuban setelah adanya laporan keluhan dari penjaga bangunan kosong yang sudah lama tidak tempati itu karena sering dibuat tempat anak punk. Sebagian remaja yang diamankan itu sedang membuat konten video yang akan di upload di media sosial.

Dari informasi yang dihimpun beritajatim.com, petugas Satpol PP Kabupaten Tuban mendatangi lokasi bangunan kosong yang berada di jalan Letda Sucipto, Kota Tuban itu. Yang mana bangunan tersebut sudah mengalami banyak kerusakan dengan posisi pagar depan gedung besar itu dalam keadaan tertutup.

Sejak beberapa minggu terakhir ini, sering terdapat sekelompok muda-mudi yang masuk ke dalam bangunan bekas dealer sepeda motor yang sudah lama tutup operasi itu. Mereka masuk dengan cara memanjat dan melompat pagar depan gedung itu dengan membawa pernak-pernik untuk membuat video konten di Media Sosial (Medsos).

“Sering saya lihat ada masuk ke situ, lewatnya lompat pagar depan. Kadang malah banyak yang cewek-cewek,” ujar Adi (32), salah satu warga Kelurahan Mondokan, Kota Tuban.

Kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Tuban menjelaskan, memang benar kegiatan penertiban itu dilakukan setelah adanya laporan dari penanggungjawab penjaga gedung tersebut. Pihak penjaga gedung itu melaporkan kepada petugas Satpol PP lantaran sering ada anak punk.

“Ada laporan dari penanggung jawab gedung kalau ada anak punk yang sering di sana. Sehingga anggota menindaklanjuti dengan langsung datang ke lokasi bangunan itu,” terang Heri Muharwanto, Kasatpol PP Tuban saat dikonfirmasi.

Sementara itu saat petugas Satpol PP dengan membawa truk itu datang, ternyata di lokasi gedung yang sudah kosong tersebut tidak hanya mendapati kelompok anak punk saja. Melainnya, sejumlah muda-mudi yang sedang berada di lantai dua tempat bekas dealer sepeda motor tersebut.

“Pas dipantau selain ada anak punk juga ada sekumpulan anak muda laki-laki dan perempuan di lantai 2. Sebagai tindak lanjut para anak punk diserahkan ke Dinas Sosial Tuban, sedangkan anak anak muda di beri pembinaan agar tidak membuat acara di gedung tersebut tanpa ijin pemiliknya,” pungkasnya. [mut/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar