Peristiwa

Sumenep Turun ke Level 2

Tempat Wisata Dibuka, Pengunjung Harus Sudah Divaksin

salah satu objek wisata Sumenep, pantai sembilan

Sumenep (beritajatim.com) – Kabupaten Sumenep saat ini turun ke level 2 PPKM, seiring dengan menurunnya jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19. Sesuai Inmendagri nomor 38 Tahun 2021 tentang PPKM Jawa-Bali, daerah dengan level 2 diijinkan membuka obyek wisata dengan beberapa persyaratan. Salah satunya, jumlah pengunjung dibatasi maksimal 25 persen dari kapasitas.

Wakil Sekretaris Satgas Covid-19 Kabupaten Sumenep, Abd. Rahman Riadi menjelaskan, selain jumlah maksimal pengunjung, juga ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh pengelola destinasi wisata. Di antaranya, wisatawan harus mengaktifkan aplikasi PeduliLindungi.

“Aplikasi itu sebagai bukti bahwa pengunjung sudah divaksin. Kalau tidak, maka pengunjung tidak diperbolehkan berkunjung ke tempat wisata di Sumenep,” ujarnya, Rabu (1/9/2021).

Dalam aplikasi PeduliLindungi itu, ada barcode untuk masuk ke lokasi tertentu. Termasuk untuk masyarakat yang telah divaksin, ada bukti sertifikat dan bercode yang bisa disimpan.

“Aplikasi itu bisa menunjukkan apakah kita sudah divaksin atau belum. Ada barcode di aplikasi PeduliLindungi. Nanti petugas di lokasi yang akan membantu menautkan barcode,” paparnya.

Selain syarat-syarat tersebut, pengelola objek wisata diingatkan agar selalu mematuhi protokol kesehatan dan menyediakan fasilitasnya seperti tempat cuci tangan, sabun, juga alat pengukur suhu tubuh.

“Jangan sampai ada kerumunan di lokasi wisata. Kalau itu terjadi, tim satgas Covid-19 pasti akan bertindak, karena sesuai aturan, jumlah pengunjung objek wisata maksimal hanya 25 persen,” terangnya. [tem/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar