Peristiwa

Tembok Pagar Ambrol Akibat Hujan Lebat, Kerugian Capai Rp 20 Juta

Ponorogo (beritajatim.com) – Warga di Dukuh Nglingi Desa/Kecamatan Ngebel, Jumat (28/2/2020) dini hari dikagetkan dengan suara gemuruh. Asal-usul suara tersebut ternyata bersumber dari tembok pagar rumah salah satu warga bernama Utami (44) yang ambrol. Ambrolnya pagar bagian selatan tersebut diduga diakibatkan oleh air hujan yang mengguyur sepanjang malam di wilayah tersebut.

“Menurut keterangan pemilik rumah, pagarnya ambrol sekitar pukul 03.00 pagi,” kata Kapolsek Ngebel AKP. Haryono, Jumat siang.

Beruntung, kata Haryono bencana ambrolnya pagar tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Sebab lokasi ambrol pagar itu berada di tanah kosong, jauh dari rumah tetangganya. Selain itu tanah yang ambrol itu juga tidak berdampak pada rumah Utami.

Haryono menyebut jika hujan lebat yang terjadi sepanjang Kamis malam, membuat tembok pagar itu tidak mampu menahan debit air yang mengalir. Sehingga membuat pagar yang kurang lebih panjangnya 5 meter akhirnya ambrol. Dengan bencana tersebut, diperkirakan kerugiannya mencapai Rp 20 juta. Namun meski begitu tembok pagar rumah itu masih dalam tanggungan pemborong.

“Pagar yang ambrol itu masih baru jadi masih tanggungan pemborong, pemilik rumah meminta untuk segera dikerjakan kembali dan dibuat yang lebih kuat supaya bila hujan tidak kembali terulang,” pungkasnya.(end/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar