Peristiwa

Teknologi ‘Bujangseta’ Bikin Panen Jeruk Indonesia Meningkat

Malang (beritajatim.com) – Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian telah menghasilkan teknologi pembuahan jeruk yang dikenal dengan Bujangseta (Pembuahan Jeruk Berjenjang Sepanjang Tahun). Teknologi ini mampu membuat hasil panen jeruk meningkat di Indonesia.

Konsep Bujangseta adalah jeruk berbuah sepanjang tahun dan menghasilkan buah bermutu premium yang seragam, citarasa sesuai pasar yakni manis dan asam, kulit buah mulus dengan harga memadai. Bujangseta sendiri merupakan kombinasi dari tiga tahap pemeliharaan, yaitu manajemen kanopi, manajemen nutrisi dan manajemen pengendalian hama.

Kabadan Litbang Kementan, Fadjry Djufry, mengatakan, ketiga tahap ini harus dijalankan untuk mendapatkan hasil panen jeruk yang optimal. Berdasarkan pengalaman, teknologi Bujangseta terbukti menjadikan pohon jeruk siam dapat dipanen lebih dari 3 kali setahun, dengan mutu buah premium.

“Bujangseta pada tahun ini itu sudah banyak berkembang di Banyuwangi, nah tahun depan kami harapkan bisa di seluruh Indonesia, di Medan, di Kalimantan Tengah, jeruk Siam juga ada di Sulawesi Selatan,” kata Fadjry, Jumat, (19/7/2019).

Fadjry menyebut, dengan Bujangseta keuntungan dari petani akan meningkat karena mendapatkan harga yang bagus dan masa panen yang dapat diatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan teknologi Bujangseta mampu membuat tanaman jeruk berproduksi 5 sampai 7 kali dalam kurun waktu setahun, meningkatkan produktivitas pohon, mutu buah memuaskan baik cita rasa maupun penampilan buahnya, secara tidak langsung.

“Paling tidak nanti 10 sentra jeruk yang akan kita kembangkan juga melibatkan komponen petani, harapannya kita bisa cepat tersampaikan ke masyarakat,” tandas Fadjry.

Fadjry berharap, Bujangsetanisasi seperti yang dilakukan di Kabupaten Banyuwangi bisa diterapkan di tempat lain. Pelaksanaannya mudah, tergantung kemauan petani dan dukungan dari pemerintah daerah setempat. Dalam mendukung teknologi Bujangseta, penataan kelembagaan menjadi bagian yang tidak dapat terpisahkan. [luc/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar