Peristiwa

Teknisi Motor Antik Ditemukan Tewas Membusuk

Jombang (beritajatim.com) – Warga Dusun Ngrandu, Desa Cangkringrandu, Kecamatan Perak, Jombang, heboh. Hal itu menyusul ditemukannya jasad penghuni sebuah rumah kontrakan bernama Mulyadi (59) yang tewas membusuk, Jumat (10/5/2019).

Pemilik bengkel motor antik ini diduga sudah meninggal empat hari lalu. Pasalnya, sejak empat hari tersebut rumah kontrakan Mulyadi terkunci. Lampu penerangan yang ada di rumah tersebut juga mati. Selama ini pensiunan pegawai Kantor Agraria tersebut memang hidup seorang diri. Utamanya setelah Mulyadi bercerai dengan sang istri.

Sesuai KTP, Mulyadi merupakan warga Dusun Dawung, Desa Pinggirsari, Kecamatan Ngantru, Tulungagung. Setelah pensiun Mulyadi mengontrak rumah di Dusun Ngrandu, Jombang. Rumah teraebut juga digunakan sebagai bengkel sepeda motor antik.

“Sejak empat hari lalu, Mulyadi mengeluhkan sakit yang diderita. Kepada tetangganya, korban bilang bahwasannya sudah tidak kuat dengan penyakit diabetes yang bersarang di tubuhnya,” ujar Kapolsek Perak AKP Untung Sugiharto saat berada di lokasi.

Nah, Jumat pagi, tetangga korban diberitahu oleh petugas pembaca meteran listrik PLN bahwasanya di rumah Mulyadi tercium bau busuk. Warga yang sebelumnya sudah penasaran, kemudian mengintip rumah tersebut. Dari situlah diketahui tubuh korban dalam kondisi miring dan tidak bergerak.

Sudah begitu, bau busuk cukup menyengat juga tercium dari dalam. Warga kemudian melaporkan ke perangkat desa dan diteruskan ke polsek setempat. Polisi yang datang ke lokasi langsung melakukan olah TKP. Jasad korban juga dievakuasi ke rumah sakit terdekat.

“Berdasarkan visum luar, tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban. Kami sudah berkordinasi dengan keluarga korban, termasuk mantan istri. Memang selama ini Mulyadi memiliki riwayat penyakit kencing manis atau diabetes militus,” pungkas Untung. [suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar