Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Tekan Kecelakaan, PT KAI Daop 7 Ganti Bantalan Rel Ngadiluwih – Kediri

Kediri (beritajatim.com) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun melalui Unit Jalan dan Jembatan mengganti bantalan rel dari bantalan kayu menjadi bantalan beton di Jalan Perlintasan Langsung (JPL) No. 281 antara Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri hingga Jalan Brigjen Katamso, Kelurahan Kampung Dalem, Kecamatan Kediri Kota, Kota Kediri. Penggantian bantalan rel kereta ini bertujuan untuk menekan angka kecelakaan di perlintasan.

Manager Humas Daop 7 Madiun Ixfan Hendriwintoko mengatakan, proses penggantian bantalan rel tersebut dilakukan selama 3 hari mulai besok, Selasa – Kamis (24-26/5/2022) besok. Penggantian bantalan rel tersebut dilakukan untuk meningkatkan keselamatan, keamanan, dan kehandalan perjalanan KA, serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada penumpang kereta api.

“Penggantian bantalan rel menjadi beton dilakukan untuk memperkuat kedudukan track dan juga karena umur bantalan beton lebih lama dibandingkan dengan bantalan kayu. Diharapkan dengan penggantian ini bisa mengurangi angka kecelakaan dan dapat menambah laju kereta api,” jelas Ixfan.

Masih kata Ixfan, dalam pergantian ini melalui proses pembongkaran aspal di sekitar JPL. Selanjutnya, bantalan kayu diganti dengan bantalan beton. Pekerja juga mengisi jalur dengan batu balas, pemadatan batu balas dengan mesin Hand Tie Tamper (HTT), dan terakhir dilakukan pengaspalan kembali.

Proses dimulai pukul 19.00 – 04.00 WIB setiap harinya dan dilaksanakan pada saat window time atau pada saat tidak ada kereta yang melintas. Pelaksanaan saat window time dimaksudkan untuk mengurangi dampak terhadap operasional kereta api.

Ixfan melanjutkan, selama proses penggantian bantalan rel tersebut tidak akan dilakukan penutupan jalan dan hanya ada pengaturan lalu lintas oleh petugas kepolisian dan pengamanan Daop 7 Madiun.

“Keselamatan adalah harga mati, oleh karena itu kami terus berkomitmen menjaga keandalan seluruh sarana dan prasarana perkeretaapian di Daop 7 Madiun sehingga tercipta perjalanan kereta api yang selamat, aman, nyaman, dan sehat,” tutup Ixfan. [nm/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar