Peristiwa

Tebing 15 Meter Longsor Timpa Tembok Warga di Wonomulyo Magetan

Warga saat mengevakuasi tanah dari tebih belasan meter yang berpotensi longsor susulan di Dusun Wonomulyo Desa Genilangit Kecamatan Poncol Kabupaten Magetan Jawa Timur, Minggu (27/11/2022) 09.30 WIB.

Magetan (beritajatim.com) – Sebuah tebing setinggi 15 meter dengan lebar 7 meter longsor usai diguyur hujan deras sekitar 4 jam di Dusun Wonomulyo Desa Genilangit Kecamatan Poncol Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Minggu (27/11/2022). Akibatnya, tembok rumah warga tertimpa meski tak sampai roboh.

Namun, adanya potensi longsor susulan membuat BPBD Magetan dan warga bergerak cepat untuk mengevakuasi tanah dengan menyiramnya. Selain itu, juga memasang tangguh dengan tanah yang dimasukkan dalam karung untuk menahan longsor susulan.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Magetan Eka Wahyudi membenarkan kejadian tersebut. Tembok rumah warga yakni milik Misnianto (35) warga setempat itu hanya retak. Namun, tebing tersebut masih berpotensi longsor sehingga perlu disiram air. Pihaknya juga mendatangkan 50 karung tanah untuk menahan tebing agar tidak lagi longsor.

“Hujan intensitas ringan hingga sedang yang berlangsung lebih dari 4 jam di Kabupaten Magetan wilayah barat mengakibatkan tanah longsor dengan panjang kurang lebih 7 meter dan tinggi sekitar 15 meter pada hari Minggu pukul 09.30 WIB. Longsoran menimpa tembok rumah milik Bapak Misnianto warga setempat sehingga tembok mengalami keretakan,” kata Eka pada beritajatim.com, Minggu (27/11/2022).

BPBD Kabupaten Magetan bersama TNI Polri, perangkat Desa Genilangit, FPRB Kabupaten Magetan, Tagana dan Potensi Relawan serta warga sekitar melakukan kerja bakti pembersihan material tanah longsor menggunakan alat manual. BPBD Kabupaten Magetan memberikan bantuan berupa 50 buah karung yang akan digunakan sebagai tanggul sementara.

“Warga sekitar melakukan pemasangan tanggul sementara dan melakukan penyemprotan tanah yang berpotensi akan longsor kembali menggunakan nozzle secara mandiri sebagai upaya mitigasi,” ujar Eka.

Tak hanya itu, sebelumnya juga terjadi longsor dengan panjang 8 m tinggi 10 m dan menimpa 100 persen badan jalan penghubung Kelurahan Kawedanan dan Desa Sampung Kecamatan Kawedanan, Magetan sehingga mengganggu laju kendaraan roda dua maupun roda empat. Warga sekitar melakukan pembersihan material tanah longsor secara mandiri sehingga dapat membuka 50% akses jalan penghubung.

“Kemudian, pada Minggu (27/11/2022) Pukul 07.00 WIB BPBD Kabupaten Magetan bersama TNI Polri, Perangkat Kecamatan Kawedanan dan Perangkat Kelurahan Kawedanan serta warga sekitar melakukan kerja pembersihan material tanah longsor menggunakan alat manual dan selesai pada pukul 09.00 WIB sehingga akses jalan kembali normal,” terabg Eka.

BPBD Kab Magetan dalam hal ini terus menghimbau kepada masyarakat agar selalu waspada dan berhati-hati terhadap dampak cuaca ekstrim dan apabila terdapat kejadian serupa ataupun lainnya dapat menghubungi nomor pelayanan BPBD Kab. Magetan. (fiq/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar