Peristiwa

Teatrikal Jalan Salib di Gereja Katolik Sidoarjo Bikin Jemaat Menangis

Sidoarjo (beritajatim.com) – Ratusan jemaat yang hadir dalam memperingati hari wafatnya Isa Almasih di Gereja Katolik Santa Maria Anuntiata di jalan Monginsidi, Sidoarjo, larut dalam kesedihan saat prosesi jalan salib, Jum’at (19/4/2019).

Teatrikal dalam prosesi jalan salib yang dilakukan oleh para pemuda katolik milineal dihalaman gereja tersebut, hingga membuat ratusan jemaat meneteskan air mata.

Ada 14 adegan pemberhentian dalam jalan salib itu, mulai dari penjatuhan hukuman mati sampai dengan Yesus dimakamkan.

Ibadat jalan salib ini bertujuan untuk semakin menguatkan iman umat katolik, bahwa Yesus Kristus atau Isa Al Masih wafat dikayu salib untuk menebus dosa umat manusia dan memberikan damai kepada para umat.

“Kami gelar dalam rangka mengenang yesus yang menderita yang wafat untuk menebus dosa-dosa semua orang, jadi tanpa terkecuali. Dengan memberikan damainya dan penderitaan untuk semua orang,” ucap Timotius Siga, Romo Gereja Katolik Santa Maria Anuntiata.

Selain itu, dalam kesempatan sebelumnya, umat katolik juga menggelar doa bersama secara khusus atas jalannya Pemilu 2019 pada Rabu (17/4/2019), yang berjalan dengan damai dan lancar sehingga kebhinekaan di Indonesia tetap terjaga.

“Sangat bersyukur bahwa pemilu untuk presiden dan wakil presiden serta wakil rakyat berjalan dengan baik, lancar dan semoga tetal damai hingga akhir, karena Yesus membawa damai,” pungkasnya dengan memuji. (isa/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar