Peristiwa

TDB PMI Pamekasan Fokuskan Distribusi Air Gratis di 5 Kecamatan

Pamekasan (beritajatim.com) – Tim Tanggap Darurat Bencana (TDB) Palang Merah Indonesia (PMI) Pamekasan, memfokuskan pendistribusian air bersih gratis bagi warga terdampak kekeringan di lima kecamatan berbeda di Bumi Gerbang Salam.

Kelima kecamatan tersebut merupakan sebagian dari total 11 kecamatan berbeda yang terdampak kekeringan pada musim kemarau tahun ini, yakni Kecamatan Galis, Larangan, Pademawu, Palengaan dan Tlanakan.

“Untuk tahun ini, kita akan fokuskan di lima kecamatan berbeda yang terdampak kekeringan. Sebagian besar di wilayah selatan (Pamekasan),” kata Wakil Ketua Markas PMI Pamekasan, Yulianto Priyanto kepada beritajatim.com, Jum’at (13/9/2019).

Diakuinya, program pendistribusian air bersih gratis tersebut sudah dilakukan sejak awal September 2019 lalu. Nantinya bakal digelar hingga akhir September 2019 mendatang. “Proses pendistribusian sudah kita lakukan sejak 2 September lalu. Rencananya akan kita lakukan hingga 30 September 2019 mendatang,” ungkapnya.

Berdasar data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan, hanya dua dari total 13 kecamatan berbeda di Pamekasan, dinyatakan aman dan bebas dari bencana kekeringan. Masing-masing Kecamatan Pakong dan Kecamatan Pamekasan (Kota).

Kedua kecamatan tersebut tidak termasuk dari 11 kecamatan berbeda yang dipastikan terdampak kekeringan yang tersebar di sebanyak 325 dusun yang tersebar di 80 desa. Total warga terdampak kekeringan terdiri dari 71.032 kepala keluarga.

Mengacu pada data tersebut, tercatat sebanyak 212.321 jiwa di kabupaten Pamekasan, terdampak kekeringan dan mengalami kekurangan air bersih pada musim kemarau tahun ini. Jumlah ini lebih banyak dibandingkan tahun lalu yang hanya tersebar di sebanyak 310 dusun di 80 desa berbeda, tambah 15 dusun.

Salain TDB PMI Pamekasan, terdapat sejumlah instansi atau lembaga lain yang ikut serta mendistribusikan air bersih gratis bagi masyarakat terdampak kekeringan. Di antaranya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) hingga partai politik (parpol) maupun pribadi.

Informasi yang dihimpun beritajatim.com, kekeringan di Bumi Gerbang Salam diprediksi bakal berlangsung hingga sebulan kedepan. Bahkan puncak kekeringan juga diprediksi terjadi pada Oktober 2019 mendatang. [pin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar