Peristiwa

Tarawih di Masjid Tebuireng Jombang, Satu Malam Satu Juz Alquran

Santri Tebuireng sedang mengikuti jamaah salat tarawih di masjid pondok, Senin (12/4/2021)

Jombang (beritajatim.com) – Kegiatan Ramadan di pondok pesantren Tebuireng, Kecamatan Diwek, Jombang, berlangsung khusuk. Selain kajian kitab kuning yang dilakukan secara rutin, juga salat tarawih berjamaah.

Namun ada yang membedakan salat tarawih di masjid pesantren Tebuireng Jombang, dengan masjid lainnya. Di pesantren yang didirikan oleh Hadratusy Syaikh Hasyim Asyari ini, salah tarawih berlangsung sekitar 2 jam.

Selain karena 20 rakaat, surat yang dibaca oleh imam salat juga panjang. Satu malam, imam tarawih membawa satu juz Alquran. “Biasanya selesainya (salat tarawih) jam 21.00 WIB. Di sini semalam, satu juz Alquran. Imam salat dari pesantren MQ (Madrasatul Quran) dan para ustaz Tebuireng,” kata pengurus pesantren Tebuireng Jombang Teuku Azwani ketika dikonfirmasi.

Pengasuh pesantren Tebuireng Jombang KH Fahmi Amrullah atau Gus Fahmi membenarkan hal tersebut. Menurut Gus Fahmi, tarawih dengan bacaan satu malam satu juz Alquran sudah menjadi tradisi di Tebuireng.

Cucu Hadratusy Syaikh Hasyim Asyari ini juga mengatakan bahwa kegiatan Ramadan di pesantren Tebuireng masih sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Di antaranya pengajian kilatan Ramadan. Yakni kajian sejumlah kitab kuning.

“Bedanya, kalau tahun kemarin full online, karena awal pandemi Covid-19, tapi tahun ini ada metode tatap muka. Karena santri sudah ada di pondok. Namun demikian, protokol kesehatan tetap dilaksanakan secara ketat,” ujar Gus Fahmi. [suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar