Peristiwa

Tanggulangin Masih Banjir

Sidoarjo (beritajatim.com) – Banjir masih menggenangi wilayah Kedungbanteng Kec Tanggulangin. Termasuk SMPN 2 Tanggulangin di kawasan tersebut, kegiatan belajarnya juga dengan kecopokan.

Kegiatan belajar mengajarnya pun dipindah ke musala. Itu terpaksa dilakukan karena ruangan kelas mereka terendam air. Area SMPN 2 Tanggulangin ini sudah enam hari menggenang.

Air masuk ke ruangan belajar sudah empat hari ini. Dari 21 ruangan, sebanyak 9 ruangan tergenang air.

“Halaman SMP Negeri 2 ini tiap tahun menjadi langganan banjir. Kali ini, banjir tak hanya halaman sekolah, melainkan juga masuk ke ruangan-ruangan,” kata Kepala Sekolah SMPN 2 Tanggulangin Al Hadi, Senin (27/1/2020).

Dia menilai, parahnya, banjir kali ini sampai masuk 9 ruangan. Ketinggalan air yang masuk di ruang kelas, antara 15 hingga 20 centimeter.

“Kelas IX yang ruang kelasnya tergenang air, proses belajarnya di pindah di ruang depan musala dengan cara lesehan,” jelas Al Hadi.

Sementara itu untuk kelas VII dan VIII hari ini diajak untuk kerja bakti memindahkan kursi-kursi dari ruang yang kebanjiran ke ruangan yang tidak kebanjiran.

“Meski kebanjiran, kegiatan belajar mengajar masih berlangsung dengan kondisi yang ada,” tambahnya.

Masih kata Al Hadi, menjelaskan, untuk sementara waktu siswa-siswi dijinkan ke sekolah menggunakan sandal, karena hampir semua sudut komplek sekolah tergenang oleh air.

“Untuk saat ini para siswa-siswi masih sehat semua belum ada yang mengeluh sakit,” jelas Al Hadi. [isa/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar