Peristiwa

Tanggul Jebol, Rumah dan Sawah di Sumenep Terendam Banjir

Sumenep (beritajatim.com) – Hujan deras yang mengguyur Sumenep menyebabkan tanggul di Desa Sendir, Kecamatan Lenteng, jebol. Akibatnya rumah warga dan ratusan hektar sawah, terendam air.

“Tanggul jebol sejak semalam karena tingginya curah hujan. Akibatnya, terjadi banjir kiriman dari Guluk-guluk dan Ganding,” kata Kapolsek Lenteng, Iptu Suhairi, Selasa (18/02/2020).

Banjir itu merupakan kiriman dari sungai Kebonagung dan Sungai Jepun. Akibatnya, tanggul Sungai C1 Desa Sendir tak mampu menahan derasnya air hingga akhirnya jebol

“Dampak jebolnya tanggul itu paling parah dirasakan warga di dua dusun, yakni Dusun Sendir Timur dan Bugem,” terang Suhairi.

Di Dusun Bugem, terdapat 3 rumah yang terendam banjir hingga masuk ke dalam rumah, kemudian 5 rumah hanya halamannya yang terendam air. Sementara di Dusun Sendir Timur, ada 17 rumah yang airnya masuk hingga ke dalam, dan 20 rumah halamannya tergenang air.

“Ketinggian air tadi malam sebetis orang dewasa. Alhamdulillah sekarang mulai surut, tinggal semata kaki,” ujar Suhairi.

Ia menambahkan, selain rumah, ratusan hektar sawah warga juga terendam banjir setinggi 30 cm. Di Dusun Sendir Timur dan Bugem, sawah yang terendam air masing-masing seluas 200 hektar.

“Alhamdulillah, sampai saat ini tidak ada korban material maupun korban jiwa. Selain itu, juga tidak ada warga yang perlu dievakuasi,” terangnya. [tem/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar