Peristiwa

Tanggap Darurat Banjir Jombang, Anggaran ‘Recovery’ Rp3 Miliar Lebih

Kondisi jembatan yang amblas di Desa Banjaragung, Kecamatan Bareng, Jombang, Selasa (2/2/2021)

Jombang (beritajatim.com) – Bupati Jombang menetapkan status tanggap darurat bencana banjir di empat kecamatan, yakni Wonosalam, Bareng, Gudo, dan Kecamatan Bandar Kedungmulyo. Status tanggap darurat tersebut berlaku selama satu bulan, 5 Februari hingga 5 Maret 2021.

Penetapan tersebut termaktub dalam Keputusan Bupati Jombang Nomor 188.4.45/105/415 10.1.3/2021 tentang penetapan status tanggap darurat bencana banjir bandang, tanah longsor, dan banjir luapan di wilayah Kecamatan Wonosalam, Bareng, Gudo dan Kecamatan Bandar Kedungmulyo.

“Benar, kita sudah menetapkan status tanggap darurat. Ini untuk mengantisipasi dampak bencana yang lebih luas. Perlu dilakukan upaya-upaya untuk meminimalisir dampak bencana. Status tanggap darurat berlangsung selama satu bulan, dan bisa diperpanjang jika masih dibutuhkan,” kata Bupati Jombang Mundjidah Wahab, Sabtu (13/2/2021).

Karena itu pula, Pemkab Jombang mulai melaukan recovery di sejumlah titik bencana. Di antaranya, pembenahan tembok penahan jalan di lokasi longsor Wonosalam, kemudian memberikan bantuan perbaikan rumah untuk korban banjir bandang di Kecamatan Bareng. Banjir bandang ini terjadi pada Senin (1/2/2021) malam.

“Kemarin material bangunan sudah kita kirimkan ke warga di Kecamatan Bareng yang menjadi korban banjir bandang. Akibat gempuran air, jembatan putus dan puluhan rumah rusak. Sebanyak 31 rumah yang rusak sudah kita beri bantuan material seperti semen, asbes, dan bahan lainnya,” kata Mundjidah.

Rumah warga Desa Banjaragung yang rusak parah akibat banjir bandang, Selasa (2/2/2021)

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jombang Miftahul Ulum menambahkan, pihaknya sudah mengitung anggaran untuk recovery sejumlah fasilitas yang rusak akibat bencana tersebut. Nilainya mencapai Rp3 miliar lebih.

“Hitungan kita di angka Rp 3 miliar lebih. Anggaran itu digunakan untuk penanganan kegawatdaruratan DAM Bareng dan kegawatdaruratan tembok penahan jalan di sekitar Kecamatan Wonosalam. Termasuk juga di Bandar Kedungmulyo dan rolag 70 di Kecamatan Gudo. Banyak titik yang kita perbaiki,” ujar Ulum dikonfirmasi terpisah. [suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar