Peristiwa

Tanah Tak Dilunasi Pengembang, 28 Petani Gogol Tutup Akses Perumahan

Sidoarjo (beritajatim.com) – Kesal tak kunjung tanahnya dilunasi pengembang, 28 petani gogol menutup tiga akses jalan menuju ke perumahan Modern Land di Dusun Karangploso, Desa Gelang Kecamatan Tulangan, Rabu (1/1/2020).

Hal itu dilakukan lantaran pengembang dinilai para warga petani mengingkari kesepakatan perjanjian. Sejatinya, pelunasan akan dilakukan pengembang akhir tahun atau Selasa (31/22/2019), tidak ditepati janjinya.

Prasetyo Imam Turmudzi, perwakilan petani gogol mengatakan, alasan warga menutup jalan masuk perumahan untuk meminta haknya kembali, yakni sawah mereka yang belum dilunasi oleh pengembang perumahan Modern Land dan agar segera dikembalikan.

Isi perjanjian kesepakatan pengembang dengan petani gogol, diantaranya jika pengembang tak sanggup melunasi pembayaran 28 sawah milik warga, pengembang akan mengembalikan sawah itu ke petani. “Perjanjian itu jatuh tempo kemarin, per tanggal 31 Desember 2019,” kata Prasetyo Rabu (1/1/20).

Dedi Dwi Nugroho yang tergabung dalam panitia pelepasan tanah gogol menuturkan, dia sudah berupaya maksimal untuk menjembatani antara pengembang dan petani gogol dengan pengembang. Namun belum membuahkan hasil yang terbaik. “Kita sudah koordinasi dengan pengembangan, tapi kemarin saat jatuh tempo belum ada pembayaran,” jelasnya.

Dijelaskan dia, jual beli sawah gogol itu berawal pada tahun 2017. Ada 49 sawah petani Gogol yang dijual ke pengembang seluas 7,3 hektar. Dan status sawah ini masih gogol gilir.

“Sawah milik 21 gogol seluas 3,1 Hektar sudah dilunasi, dan 28 sawah milik petani gogol seluas 4,2 hektar belum dilunasi sampai jatuh tempo 31 Desember 2019,” rincinya. (isa/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar