Peristiwa

Tambak Udang Ilegal Beroperasi Puluhan Tahun di Bangkalan

Peninjauan tambak udang di Bangkalan

Bangkalan (beritajatim.com) – Sebuah tambak udang di Bangkalan beroperasi secara ilegal selama puluhan tahun. Hal itu diketahui setelah dilakukan peninjauan izin usaha oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bangkalan, terhadap beberapa pelaku usaha.

Kepala Bidang (Kabid) Informasi dan Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal DPMPTSP setempat, Jemmi Tria Sukmana mengatakan, tambak udang tersebut milik salah satu pendatang di Desa Mrandung, Kecamatan Klampis, Bangkalan, yang telah berjalan secara ilegal sejak tahun 1990.

“Selama 31 tahun pemilik tambak tidak mengurus dokumen izin usaha, bahkan tidak ada berkas atau dokumen lainnya,” ungkapnya, Kamis (25/3/2021).

Ia juga mengatakan, tambak udang vaname itu memiliki lahan cukup luas. Namun, pemilik juga menyembunyikan omset yang diperoleh setiap kali panen. “Lahan tersebut yang dikelola sebanyak 6 hektare, namun pemilik mengaku omsetnya hanya Rp 2 juta perbulan, tentu jumlah itu tidak logis jika diukur dengan jumlah lahan yang begitu luas,” tambahnya.

Sehingga pihaknya kini akan membuat laporan secara bertahap untuk mendorong agar pemilik usaha dapat mengurus izin. Namun, ia mengaku belum bisa melakukan penutupan ataupun tindakan lebih lanjut. “Kami akan menyampaikan pada pimpinan serta melibatkan pihak dinas perikanan untuk langkah selanjutnya,” tandasnya. [sar/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim Foto

Air Terjun Telunjuk Raung

Foto-foto Longsor di Ngetos Nganjuk