Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Jelang Bulan Suci Ramadan

Taman Zakat Salurkan Ratusan Al-Qur’an untuk Napi

Surabaya (beritajatim.com) – Penyaluran bantuan ratusan Alquran oleh Lembaga Amil Zakat (LAZ) Taman Zakat untuk para narapidana menjelang Ramadan, diapresiasi pihak Lapas 1 Medaeng.

Kasubsi Bantuan Hukum dan Penyuluhan Lapas 1 Medaeng, Yus Rizal saat menerima penyerahan bantuan 142 Al-Qur’an itu menceritakan kondisi inventaris Alquran yang ada di Masjid Al Husna Rutan Medaeng.

“Al-Qur’an kami banyak yang hilang,” katanya menjelaskan.

Ia menyampaikan, hilangnya Al-Qur’an ini karena dibawa oleh para narapidana ke kamarnya untuk dibaca-baca.

“Tujuannya baik, agar bisa terus membaca di mana saja. Cuma mereka sering lupa mengembalikannya,” katanya sambil tersenyum.

Meski demikian, ia bercerita bahwa kondisi Alquran yang masih tersisapun tidak dalam keadaan baik-baik saja.

“Banyak yang lusuh, beberapa lagi covernya protol (lepas),” kata Yus.

Pengurus Masjid Sabil Liyadi menyampaikan bahwa Al-Qur’an yang didapat dari Taman Zakat akan membantu program pembinaan para napi.

Ia menyampaikan, untuk program pembinaan napi, kegiatan mengaji Al-Qur’an selalu ada, baik belajar membaca hingga yasinan.

Waktunya, setiap hari dalam dua waktu, pagi hingga menjelang dhuhur dan ashar hingga menjelang maghrib.

“Ada program tadarus setiap hari pagi hingga menjelang dhuhur, agar lebih baik lagi saat kembali ke masyarakat. Setelah dhuhur sampai menjelang ashar kecuali mingu karena ada sholawatan. Kita tidak pernah lepas dari Al-Qur’an,” jelas Sabil.

Ia kemudian berharap Taman Zakat terus memberikan perhatian kepada para napi di Lapas Medaeng.

“Terima kasih, mudah-mudahan bagi yang berinfaq melalui Al-Qur’an diberikan keberkahan yang tidak henti-hentinya. Jangan bosan-bosan untuk menyalurkan Alquran,” katanya.

Manager Program Taman Zakat, Ninda Rolena Poetry menyampaikan bahwa program ini memang sengaja disasar untuk para napi yang ada di Lapas Medaeng.

“Ramadan adalah kesempatan terbaik untuk berbenah, untuk memperbaiki diri, mendekat kepada Ilahi,” kata Ninda.

Ia berharap, sedikit bantuan Al-Qur’an bisa membantu para napi untuk menjadi lebih baik dari hari ke hari. Sehingga, saat kembali ke masyarakat, akan lebih diterima nantinya.

“Alquran merupakan syifa atau obat, yang ampuh mengobati hati, menjadikan siapapun bisa lebih baik,” katanya.

Saat bertemu dengan pengelola Lapas, Ninda menyampaikan, tim Taman Zakat banyak berdiskusi dengan pengelola lapas.

“Penyaluran Al-Qur’an ini awal program kami di lapas. Kami akan diskusikan, program apa lagi yang bisa mensupport teman-teman napi. Bisa bantuan Alquran lagi atau buku-buku Iqro untuk yang baru akan belajar, atau bahkan kami menyiapkan guru ngaji untuk teman-teman, akan kita diskusikan,” pungkasnya. [tok/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar