Peristiwa

Tak Pulang dari Ladang, Wanita ini Ditemukan Tewas

Tuban (beritajatim.com) – Seorang ibu-ibu yang merupakan petani ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa di area ladang jagung yang berada di kawasan hutan RPH Nguluhan, Desa Nguluhan, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban, Rabu (6/3/2019).

Petani yang ditemukan meninggal dunia itu diketahui bernama Warsi (47), yang merupakan warga Desa Nguluhan, Kecamatan Montong, Tuban itu. Korban diduga tewas akibat disambar petir saat berada di ladangnya itu.

Informasi yang dihimpun beritajatim.com, kejadian yang menimla Warsi itu berawal saat ia berangkat ke ladang yang cukup jauh dari rumahnya. Yang mana perempuan tersebut berangkat ke ladang sudah sejak kemarin siang.

“Korban berangkat ke ladang sejak pukul 10.00 Wib kemarin. Namun sampai dengan malam korban itu masih belum juga pulang,” terang AKP Noersento, Kapolsek Montong, Polres Tuban.

Lantaran Warsi tak kunjung pulang sampai malam, pihak keluarganya berusaha melakukan pencarian di kawasan ladang jagung yang digarap. Namun, karena hujan deras, pihak keluarga tidak berhasil menemukan dan kembali pulang.

“Selanjutnya tadi pagi kembali dilakukan pencarian di area lahannya. Dan ditemukan dalam kondisi tergeletak di tanah,” tambah AKP Noersento.

Petugas kepolisian yang mendapatkan laporan langsung mendatangi lokasi ditemukannya mayat petani tersebut. Polisi yang sampai di lokasi langsung melakukan identifikasi jenazah korban dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Saat ditemukan korban mengalami luka melepuh pada bagian dada, telinga kiri robek dan mengeluarkan darah. Kedua betis mengalami luka,” ungkapnya.

Diduga kuat dan berdasarkan ciri-cirinya perempuan tersebut tewas akibat disambar petir. Pasalnya, di kawasan desa tersebut sejak kemarin siang terjadi hujan lebat dengan beberapa kali disertai petir yang menyambar.

“Berdasarkan permintaan keluarga, korban langsung dievakuasi di bawa pulang untuk selanjutnya di makamkan. Dan suami korban juga telah membuat surat pernyataan menerima kejadian ini tidak akan menuntut pihak manapun,” pungkasnya. [mut/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar