Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Tak Mau Buncit? Lakukan Cara Ini Agar Bisa Kurangi Konsumsi Gula

(Foto: Allgo An App For Plus Size, unsplash)

Surabaya (beritajatim.com) – Makanan manis dianggap sebagai makanan yang bisa membuat bahagia. Namun, ada sejumlah gangguan kesehatan yang tersembunyi dibalik manis dan nikmatnya gula. Konsumsi gula yang berlebihan dapat menjadi pintu gerbang dari obesitas dan sindrom metabolik. Sindrom metabolik yaitu sekelompok kondisi seperti tekanan darah tinggi, kadar kolesterol, dan gula darah tinggi yang meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, hingga penyakit diabetes tipe 2.

Selain itu, konsumsi gula dengan kadar berlebihan dapat memicu peradangan kronis, perlemakan hati, plak gigi, bahkan gigi berlubang. Dengan mengurangi asupan gula lalu beralih untuk makanan sehat dapat membantu menurunkan berat badan juga mencegah obesitas. Menerapkan pola hidup sehat dengan sedikit gula juga bisa mengatasi perubahan suasana hati, membuat kulit lebih bersih, mengurangi resiko kanker kulit, peradangan, juga risiko diabetes tipe 2.

Perlu diketahui bahwa sebenarnya anjuran batas konsumsi gula dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yaitu sebesar 10 persen dari total energi (200 kkal), yakni setara dengan empat sendok makan atau 50 gram per orang setiap harinya. Sebagaimana dikutip dari saran Medical News Today, agar tidak terlalu menyiksa, pengurangan konsumsi gula atau makanan manis perlu dilakukan secara bertahap. Berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan.

Mengurangi kue, coklat,permen, dan minuman manis

Dengan mengurangi konsumsi beberapa makanan itu Anda bisa menghindar dari kelebihan glukosa harian. Coba alihkan dengan makanan lain, atau perbanyak minum air putih.

Membaca label kemasan makanan dan minuman

Guna mengidentifikasi gula Anda bisa membaca pada label kemasan makanan. Selain berbagai bentuk sirup, gula dan madu, hati-hati dengan bahan yang diakhiri dengan kata ‘osa’ karena merupakan jenis gula. Contohnya sukrosa, glukosa, dekstrosa, fruktosa, dan laktosa. Hindari juga pemanis buatan, seperti aspartam, sukralosa, sakarin, dan neotam.

Tidak perlu menambahkan gula pada kopi, teh, jus buah

Saat hendak minum kopi sebaiknya tidak perlu tambahkan gula. Karena sebenarnya teh, jus, maupun kopi sudah punya kandungan gula.

Kurangi minum minuman bersoda

Minuman bersoda punya kandungan gula cukup tinggi. Apalagi minuman bersoda dengan kandungan alkohol sebaiknya dihindari.

Bubuhkan bumbu dan rempah ke makanan atau minuman untuk menggantikan gula,

Sebagai pengganti gula, Anda bisa menggunakan rempah alami seperti kayu manis, pala, kapulaga, vanila untuk kopi, oatmeal, ataupun yogurt. Rempah alami selain sehat juga berguna bagi pengurangan gula. Tidak ingin kegemukan dan mengurangi berat badan? Coba lakukan dengan dengan diet gula. [dan/tur]


Apa Reaksi Anda?

Komentar