Peristiwa

Tak Kuat Tanjakan, Truk Kontainer Angkut 31 Bonsai Siwalan Melintang di Jalan

Sumenep (beritajatim.com) – Sebuah truk kontainer melintang jalan di Gapura Timur, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep. Truk Fuso itu berada di kondisi jalan tanjakan dengan posisi badan truk melintang, menutup akses jalan, baik menuju Kecamatan Batang-batang maupun akses menuju kota Sumenep.

“Truk kontainer itu mengangkut bonsai siwalan sebanyak 31 pohon dari Batang-batang. Truk itu akan ke Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Senin (22/26/2020).

Ia menjelaskan, awalnya truk kontainer bernomor polisi L 9728 UL yang dikemudikan Sumartono (44) warga Latok Donomulyo Utara, Sidotopo Wetan, Surabaya hendak melintas di jalan yang kondisinya tanjakan.

“Namun saat di jalan tanjakan, truk tidak kuat sehingga mundur dan posisinya melintang jalan. Tapi ketika itu mobil dan sepeda motor masih bisa lewat,” terangnya.

Kemudian pengemudi truk meminta bantuan kepada temannya dari Surabaya dengan mengganti kepala truk kontainer. “Truk lalu ditarik. Tetapi tetap tidak kuat sehingga mundur kembali dengan posisi melintang menutup jalan. Akses jalan dua arah tidak dapat dilalui kendaraan lain kecuali sepeda motor,” ujarnya.

Hasil koordinasi aparat kepolisian dengan pemilik bonsai, Heri, warga Desa Bilangan, Kecamatan Batang-batang dengan pengemudi truk kontainer, sanggup mendatangkan alat berat (crane) untuk menarik truk kontainer.

“Apabila tidak bisa mendatangkan crane, solusi yang akan dilakukan menurunkan muatannya (bonsai),” ungkap Widiarti.

Saat ini, akses jalan yang menuju Kecamatan Batang-batang maupun sebaliknya ditutup. Kendaraan roda empat diarahkan memutar dari simpang tiga Desa Andulang ke timur sebagai jalur alternatif. [tem/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar