Peristiwa

Tak Ingin Disclaimer, Plt Bupati Jember Perintahkan OPD Bantu BPK

Gedung KPK: Foto/dokumen

Jember (beritajatim.com) – Pelaksana Tugas Bupati Abdul Muqiet Arief memerintahkan kepada seluruh kepala organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, termasuk sekretaris daerah, agar membantu kelancaran audit pelaksanaan anggaran oleh Badan Pemeriksa Keuangan RI.

Ini salah satu upaya untuk menghindari hasil audit disclaimer (tidak memenuhi syarat untuk dinilai) sebagai pelaksanaan APBD 2019.

“Saya sudah menyampaikan kepada semua kepala OPD agar data-data apa yang dibutuhkan BPK hendaknya dibantu, sehingga dalam pemeriksaan awal ini bisa kita ketahui apa temuan-temuannya. Kita masih diberi waktu memperbaiki. Kalau datanya tidak lengkap, kita kan sulit,” kata Muqiet, usai bertemu auditor BPK, di kantornya, Kamis (16/10/2020) sore.

BPK selama 20 hari belakangan sudah melakukan pemeriksaan awal di Jember. “Sepuluh hari pertama dilakukan secara daring (dalam jaringan). Kemudian sepuluh hari berikutnya on field, di lapangan,” kata Muqiet.

Abdul Muqiet Arief Plt Bupati Jember

Rencananya, Jumat (16/10/2020), pemeriksaan awal sudah selesai dan auditor akan kembali ke Surabaya. “Nanti akan dilanjutkan pemeriksaan berikutnya pada awal November. Tadi sudah disampaikan bahwa secara umum mereka sudah mendapatkan apa yang jadi tugas pemeriksaan keuangan,” kata Muqiet.

“Hanya memang ada beberapa catatan yang disampaikan kepada kami, misalnya SPj-SPj (Surat Pertanggungjawaban) belum semuanya mereka dapatkan, karena untuk pelaksanaan (penanganan) Covid, ada kelonggaran (pertanggungjawaban) sampai Desember. Karena ada kelonggaran itu, maka kemudian SPj belum didapat semua,’ kata Muqiet.

Muqiet sudah menyampaikan kepada seluruh OPD agar kelengkapan administratif tak perlu menunggu hingga Desember 2020. “Supaya nanti tidak repot, jadi dicicil sejak awal,” katanya. [wir/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar