Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Tak Ada Mobil Ambulans, Warga Binaan Sakit Dipindah Pakai Mobil Tahanan

Gresik (beritajatim.com) – Ada kejadian miris terjadi di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Banjarsari, Gresik. Rutan yang tak memiliki mobil ambulans itu, terpaksa memindahkan warga binaannya dengan menggunakan mobil tahanan. Padahal, rutan seharusnya memiliki fasilitas mobil ambulans jika ada warga binaan yang sakit.

Kepala Rutan Banjarsari kelas II B Banjarsari, Gresik Aris Sakuriyadi menuturkan, mobil ambulans merupakan satu fasilitas yang seharusnya ada di rutan, karena sangat penting. Jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan terkait kesehatan para warga binaan.

“Kalau ada yang sakit parah atau tiba-tiba ada yang tak sadarkan diri dan harus secepatnya dibawa ke rumah sakit. Ini kan butuh mobil khusus jangan sampai malah jadi masalah,” tuturnya, Jumat (3/09/2021).

Selama ini lanjut Aris, pelaksanaan pelayanan dan perawatan kesehatan di rutan Banjarsari terkendala terbatasnya sarana prasana berupa ketiadaan mobil ambulans.

“Selama ini kami menggunakan mobil transpas sejenis mobil yang ada terali dan di lengkapi borgol yang digunakan untuk sarana pemindahan narapidana dari rutan ke lapas lain,” imbuhnya.

Sebelumnya kata dia, pihaknya sudah mengajukan ke Direktorat jenderal pemasyarakatan kemenkumham (Ditjenpas) RI. Termasuj juga mengajukan permohonan bantuan ke Pemkab Gresik dengan harapannya semoga segera ada tindak lanjut dari DitjenPas RI atau Pemkab Gresik.

“Warga binaan permasyarakatan juga harus di penuhi Hak Asasi Manuasia (HAM) nya secara layak dan manusiawi. Warga binaan pemasyarakatan tersebut juga anak bangsa dan sebagai warga Gresik yang harus menjadi tanggung jawab bersama. Kami tetap berusaha untuk memfasilitasi para warga binaan sesuai kemampuan yang ada,” tandasnya. [dny/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar