Peristiwa

Tak Ada Korban Jiwa, Ini Dampak Banjir di Mojokerto

Mojokerto (beritajatim.com) – Data sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto menyebutkan jika tidak ada korban jiwa dalam bencana banjir yang terjadi pada Jumat (19/1/2019).

Banjir hanya menerjang tiga rumah, tujuh kambing dan satu sepeda hanyut. Namun ada beberapa akses jalan tertutup material air lumpur bercampur dengan batu. Seperti di kawasan Ngoro Industri Persada (NIP) dan Desa Seloliman, Kecamatan Trawas.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mojokerto, Muhammad Zaini mengatakan, banjir terjadi sekira pukul 17.30 WIB. “Di Ketamas Jedong, Ngoro, batu dengan diameter 1,5 meter, 2,5 meter campur tanah dan air menyebabkan dua rumah terdampak,” ungkapnya.

Air lumpur dan batu tersebut menerjang teras rumah, kandang dan menghanyutkan tujuh kambing serta satu sepeda motor. Meski hujan tidak lama, hanya setengah jam, namun diduga karena tanah di atas tanah mudah gempur sehingga terbawa air hujan.

“Yang jadi masalah normalisasi jalan karena batu-batu di atas jembatan, khawatir jembatan tergerus dan roboh. Sehingga diperlukan segera normalisasi. Pemanggangan darurat, alat berat dari warga sudah didatangkan untuk normalisasi. Kita juga minta bantuan PUPR,” katanya.

Sementara di Desa Kertosari, Kecamatan Kutorejo satu rumah hanyut. Pihaknya masih melakukan pendalaman dengan menerjunkan petugas turun ke lokasi, namun laporan sementara tidak terjadi korban jiwa di Kutorejo.

“Untuk Seloliman, Trawas longsor menutup akses jalan. Dibutuhkan bantuan dari PUPR. Sumberglagah, Pacet air masuk ke RS Sumberglagah, ini juga harus segera didalami sejauh mana tapi dampak korban tidak ada. Himbauan kepada masyarakat agar siap siaga,” ujarnya.

Menurutnya, jika siap siaga tidak bagus sehingga tidak bisa dibayangkan jika ada korban jiwa. Data BPBD Kabupaten Mojokerto sementara, untuk kerugian di Ngoro sekitar Rp10 juta. Pihaknya juga meminta bantuan Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

“Kami harapkan agar DLH uuntuk membentuk tim satgas guna memantau pohon tumbang agar tidak terjadi korban jiwa. Karena ada beberapa lokasi yang terjadi pohon tumbang,” tegasnya. [tin/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar