Peristiwa

Tahun Ini Pemkab Mojokerto Fokus Penanganan Banjir

Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati meninjau Kali Lamong di Dusun Klanting, Desa Pulorejo, Kecamatan Dawarblandong. [Foto : ist]

Mojokerto (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto dapat menyelesaikan masalah bencana banjir yang menjadi langganan di Dusun Klanting, Desa Pulorejo, Kecamatan Dawarblandong. Ini disampaikan Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati menyerahkan secara langsung bantuan sosial (bansos) bedah rumah terdampak banjir luapan Kali Lamong.

Didampingi Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Perhubungan Kabupaten Mojokerto (DPRKP2), Rahmat Suharyono, Bupati perempuan pertama di Kabupaten Mojokerto ini mengatakan, bansos bedah rumah tersebut merupakan upaya cepat pemerintah dalam menyikapi warga terdampak bencana alam.

“Terima kasih kepada DPRKP2 telah melakukan dengan baik program bedah rumah bantuan sosial kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dalam mengatasi rumah warga yang terdampak banjir di Dusun Klanting. Itu yang bisa kami lakukan, rumah yang biasanya terendam banjir sekarang tidak terendam lagi,” tuturnya, Kamis (24/2/2022).


Setelah berkomunikasi langsung dengan DPRKP2, Bupati melihat langsung enam rumah warga lainnya yang juga terdampak bencana alam. Bupati berharap, tahun 2022 bisa selesai dan direalisasikan. Harapannya, kedepan Pemkab Mojokerto dapat menyelesaikan masalah bencana banjir yang menjadi langganan di Desa Pulorejo agar warga setempat bebas dari luapan air sungai.

Secara terpisah, Kepala DPRKP2 Kabupaten Mojokerto, Rahmat Suharyono melaporkan, realisasi kegiatan peresmian bedah rumah untuk tiga unit rumah tersebut sebesar Rp180 juta dan masing-masing rumah mendapat bantuan Rp60 juta. “Realisasi program bedah rumah untuk 3 unit sebesar 180 juta. Untuk warga yang mendapat program bedah rumah tersebut adalah Ponidi, Suwardi dan Paidi,” ujarnya. [tin/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar