Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Tabrak Seorang Nenek, Bukannya Menolong, Eh Malah Kabur

Foto ilustrasi.

Pasuruan (beritajatim.com) – Seorang nenek pejalan kaki tewas setelah jadi korban tabrak lari di jalan raya Banyuwangi – Surabaya, masuk desa Latek, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan. Meskipun sempat dirawat di rumah sakit, nyawa nenek Sanima (60), warga desa Latek, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan ini tidak terselamatkan.

Kanitlaka Polres Pasuruan, Ipda Khunaefi menjelaskan jika kejadian tabrak lari ini terjadi pada Rabu (27/06/2022) pagi. Selepas subuh, sekitar pukul 05.00 WIB, Salima keluar rumah dengan berjalan kaki.

Ketika ia tengah menyebrangi jalan raya Banyuwangi – Surabaya, tiba-tiba sebuah sepeda motor melaju kencang dari arah timur. Alhasil Nenek yang berusia 60 tahun tersebut tertabrak pengendara motor.

“Saat di TKP pengendara sepeda motor yang tidak diketahui nopolnya langsung menabrak pejalan kaki. Tempatnya tepat di depan toko PT Jaya Mulya,” ujar Khunaefi saat dikonfirmasi Kamis (28/04/2022).

Bukannya berhenti dan menolong, pengendara sepeda motor itu malah tancap gas kabur. Dia meninggalkan nenek Sanima (60) yang terluka parah di tengah jalan.

“Korban sempat dievakusasi ke RSUD Bangil. Kepala sebelah kiri korban benjol, telinganya keluar darah, paha kaki kanannya robek, ” ungkapnya.

Selang beberapa jam setelah dirawat di RSUD Bangil, nenek Salima (60) pun meninggal dunia. Namun, hingga kini identitas pelaku tabrak liar tersebut masih belum diketahui.

“Korban sudah meninggal dunia kemarin. Pelaku kabur dan masih belum diketahui, ” pungkasnya. [ada/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Shin Tae Yong Puji Rumput Lapangan Thor Surabaya

Menjajal Mobil Listrik Wuling Air ev