Peristiwa

Tabrak Pikep di Jalan Raya Centong, Pelajar di Mojokerto Meninggal

Petugas dari Satlantas Polres Mojokerto bersama PMI Kabupaten Mojokerto mengevakuasi korban kecelakaan.

Mojokerto (beritajatim.com) – Kecelakaan lalu-lintas dengan korban jiwa kembali terjadi di wilayah hukum Polres Mojokerto. Pengendara sepeda motor meninggal setelah tertabrak kendaraan Pikep di Jalan Raya Desa Centong, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto.

Kecelakaan terjadi pada sekira pukul 01.00 WIB. Pengendara sepeda motor Honda Beat nopol W 6973 ZV berjalan dari arah timur hendak ke barat. Saat mata menyebutkan, kendaraan yang dikendarai korban oleg dan tubuh korban jatuh ke kanan.

Di saat bersamaan, muncul kendaraan pikep Futura nopol L 8023 KD yang dikemudikan Muhammad Fatchurrohman (19) warga sekitar. Kendaraan korban yang oleng dan hilang kendali kemudian jatuh ke kanan tertabrak kendaraan pick up. Korban tewas di lokasi kejadian dengan luka serius.

“Korban itu dari timur ke barat, kemudian sepedanya oleng dan korban jatuh ke kanan. Saat itu melaju kendaraan pikep dari arah berlawanan sehingga terjadi kecelakaan. Yang meninggal itu orang Pacet, dia nggak pakai helm. Kalau pikep itu warga Centong sendiri,” ungkap saksi mata Rabu (11/11/2020).

Petugas dari Unit Laka Satlantas Polres Mojokerto yang datang ke lokasi langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Dibantu petugas dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Mojokerto, jenazah korban dievakuasi ke ruang jenazah RSUD Prof Dr Soekandar Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

Korban diketahui atas nama Pandu Nata (12), seorang pelajar warga Desa Wiyu, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Sopir kendaraan pikep beserta dua kendaraan yang terlibat kecelakaan diamankan, sementara kasus ini ditanggani Unit Laka Satlantas Polres Mojokerto. [tin/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar