Peristiwa

Tabrak Mobil Box, Pengendara Motor Meninggal

Foto: ilustrasi

Malang (beritajatim.com) – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Desa Sukonolo, Bululawang, Kabupaten Malang, Selasa (29/1/2019) sore.

Seorang pengendara motor tewas akibat luka serius di kepala. Sedangkan yang dibonceng, kondisinya kritis.

Korban meninggal dunia bernama Helen Samudra (22), warga Desa Gading, Bululawang. Ia meregang nyawa ketika dalam perjalanan ke rumah sakit. Sedangkan korban luka-luka atas nama Ririn Rofiko (21), warga Desa Sukonolo, Bululawang.

“Kedua korban ini adalah pengendara sepeda motor Honda Beat N-4115-EEM,” ujar Kanitlaka Lantas Polres Malang, Ipda Agus Yulianto, Rabu (30/1/2019).

Kecelakaan terjadi pukul 15.45. Semula sepeda motor Honda Beat yang dikendarai korban, berjalan dari selatan ke utara. Motor melaju kecepatan sedang dan beriringan dengan mobil box AG-8455-KZ, yang dikemudikan Abdul Hamid (33), warga Jalan Suropati, Bululawang.

Saat melintas di lokasi, di bahu selebah kiri jalan ada truk N-9413-UE milik Jumari, 55, warga Desa Putukrejo, Gondanglegi yang sedang parkir menghadap utara. Karena saat melewati truk kurang berhaluan ke kanan, mobil box langsung menghantam bak belakang truk.

Kerasnya benturan membuat mobil box langsung berhenti mendadak. Sementara di belakang mobil ada motor yang dikendarai oleh korban. Lantaran jarak cukup dekat serta tidak bisa menghindar, korban pengendara motor lalu menabrak bagian belakang mobil.

Kerasnya benturan membuat kedua pengendara motor terpental. Kepalanya membentur aspal jalan hingga mengakibatkan luka serius serta pendarahan. Keduanya tak sadarkan diri dilokasi kejadian.

Warga sekitar yang mengetahui, berupaya menolong kedua korban dengan melarikan ke rumah sakit. Sebagian lagi melaporkan ke polisi. Namun dalam perjalanan, nyawa Helen tidak tertolong.

Sedangkan Ririn, yang semula dibawa ke RS Mitra Delima Bululawang, akhirnya dirujuk ke RSSA Malang. “Semua kendaraan yang terlibat sudah kami amankan sebagai barang bukti. Kasusnya masih kami selidiki dengan meminta keterangan saksi,” terang mantan Kanitreskrim Dau ini. (yog/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar