Peristiwa

Sungai Meluap, Jalan dan Rumah Warga Mojokerto Tergenang

Luapan Sungai Sadar menggenangi pemukiman warga. [Foto: dok BPBD Kabupaten Mojokerto]

Mojokerto (beritajatim.com) – Hujan deras dengan intensitas cukup lama terjadi di hampir seluruh wilayah di Kabupaten Mojokerto, Sabtu (31/10/2020). Akibatnya debit air Sungai Sadar meluap dan menggenangi jalan hingga masuk ke rumah warga di beberapa kecamatan di Kabupaten Mojokerto.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Muhammad Zaini mengatakan, pantauan aplikasi Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Juanda, Sabtu (31/10/2020) sekira pukul 14.00 WIB di wilayah hulu terutama Kecamatan Trawas dan Kecamatan Pacet, diguyur hujan.

“Hujan turun dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai angin dengan kecepatan 25-30 KM/jam sehingga mengakibatkan Avor Sungai Sadar mengalami peningkatan debit air dan meluber menggenangi baik area persawahan maupun perumahan penduduk,” ungkapnya, Minggu (1/11/2020).


Masih kata Zaini, di Desa Kembangsri, Kecamatan Ngoro air masuk ke dalam rumah dengan ketinggian 20 cm. BPBD Kabupaten Mojokerto mencatat ada 30 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak. Sementara di area persawahan sebanyak 10 hektar dengan ketinggian 10 cm dengan usia tanaman padi tiga bulan.

“Di Dusun Donorejo, Desa Jasem, ada empat rumah terdampak dengan ketinggian air di dalam rumah 19 cm. Di Desa Kertosari, Kecamatan Kutorejo, air menggenang di jalan dengan ketinggian 20 cm. Namun sekira pukul 21.00 WIB, trend air mulai surut. Selain luapan Avor Sungai Sadar, juga terjadi pohon tumbang,” jelasnya.

Sekira pukul 19.30 WIB, sebuah pohon jenis trembesi dengan diameter 40-50 cm di Desa Windurejo, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto tumbang. Terkikisnya sungai di wilayah Kabupaten Mojokerto mengakibatkan banyak pohon tumbang. Pohon berhasil dievakuasi sekira pukul 20.30 WIB. [tin/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar