Peristiwa

Sungai Marmoyo Meluap, Satu Desa di Mojokerto Terendam

Kondisi Desa Mojowiryo, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto pada, Selasa (7/1/2020) malam. [Foto: istimewa]

Mojokerto (beritajatim.com) – Akibat hujan lebat yang terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Mojokerto, khususnya sekitar Kecamatan Kemlagi, Selasa (7/1/2020), menyebabkan Sungai Marmoyo meluap. Puluhan rumah di Desa Mojowiryo, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto terendam banjir.

Salah satu relawan Mojokerto, Anam mengatakan, hujan lebat terjadi pada, Selasa sore mengakibatkan Sungai Marmoyo meluap. “Sekira pukul 20.50 WIB, air Sungai Marmoyo meluap dan mulai masuk pemukiman warga di Desa Mojowiryo, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto,” ungkapnya, Rabu (8/1/2020).

Masih kata Anam, di Dusun Pakembangan ketinggian air bervariasi. Luberan air di jalan kampung ketinggian air kurang lebih sekitar 20 cm hingga 35 cm. Sementara air masuk pemukiman warga dengan ketinggian antara 5 cm sampai 25 cm. Data Relawan Mojokerto mencatat, ada kurang lebih 25 rumah warga terendam.

“Sebagian rumah lainnya juga terendam bagian terasnya dengan ketinggian air kurang lebih 25 cm. Namun sekira pukul 22.35 WIB, genangan air mulai surut. Dusun Mlaten, yang sebelumnya ada 25 rumah tergenang air banjir sudah berangsur surut dan menyisahkan hanya 20 rumah,” katanya.

Sementara di Dusun Pakembangan yang sebelumnya kurang lebih 25 rumah yang tergenang air banjir luapan Sungai Marmoyo, juga mulai surut. Namun air masih mengenangi kurang lebih 20 rumah, sementara 25 rumah yang awalnya hanya terdampak di teras rumah, kini sudah tidak tergenang. [tin/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar