Peristiwa

Sungai Jompo Jember Mendadak Meluap dan Berwarna Coklat, Warga Dievakuasi

Jember (beritajatim.com) – Air Sungai Jompo yang melintasi kawasan perkotaan Kabupaten Jember, Jawa Timur, mendadak meluap dan berwarna coklat penuh kandungan lumpur, Sabtu (1/2/2020) petang. Padahal hujan tidak mengguyur deras.

Air sungai yang meluap-luap ini sempat membuat warga khawatir, terutama yang melewati Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi dan kawasan Gebang, Kecamatan Patrang. Kenangan banjir bandang di Kecamatan Panti pada 2005 kembali membayang.

Debit air diperkirakan setinggi 150 centimeter dan datang pada pukul empat sore. Ada 18 jiwa di RT 04 RW 08 dan total 148 jiwa warga yang tinggal di utara sungai dievakuasi sementara.

“Air sungai membawa material Kayu dan lumpur. Beberapa warga di lokasi terdampak diungsikan sementara ke tempat yang lebih aman. Pemantauan terus dilakukan, air belum masuk ke pemukiman warga,” kata Kepala Bidang Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jember Heru Widagdo.

Mamang Pratidina dari Jember Distaster Response mengatakan, volume air meningkat ekstrem dan disertai material lumpur dan kayu. “Saya cek di dam sebelah utara Pondok Pesantren Alqodiri (Gebang), semula kering tapi mendadak air sungai warna coklat datang,” katanya.

Kendati meluap dan kencang, aliran sungai bak air bah itu tak menggerus tangkis maupun plengsengan. Hanya air sedikit meluber ke rumah warga. Belum ada laporan korban material dan jiwa.

“Namun ini riskan. Karena di bagian hulu Sungai Jompo beberapa hari terakhir sudah menurunkan material kayu kecil, tapi sekarang lumayan besar dan mengejutkan,” kata Mamang. Hulu Sungai Jompo berada di lereng Gunung Argopuro. [wir/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar