Peristiwa

Sumur Kering, Warga di Mojokerto Ambil Air di Sumur Sawah

Warga mengambil air di sumur sawah untuk kebutuhan sehari-hari. [Foto: misti/beritajatim]

Mojokerto (beritajatim.com) – Sejumlah warga di Desa Kepuharum, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto berbondong-bondong mengambil air yang ada di sumur sawah. Ini menyusul, air sumur di rumah warga kering.

Sejak satu bulan lalu, sejumlah sumur yang ada di sawah warga menjadi jujukan warga. Ini lantaran, sumur yang ada di sawah memiliki kedalaman cukup dalam sehingga air masih bisa ditemukan dibanding kedalaman sumur warga.

Salah satu warga, Siti Aisyah (39)¬†membenarjan, sejak satu bulan yang lalu, warga Desa Kepuharum mengambil air di sumur sawah. “Sumur rumah kering, tidak ada airnya sehingga warga ke sumur sawah,” ungkapnya, Kamis (31/10/2019).

Masih kata Aisyah, rata-rata pemilik sawah didesanya memiliki sumur yang berada di pinggir jalan. Semur tersebut dibangun untuk memenuhi kebutuhan air bagi tanaman jagung milik warga. Sumur yang ada di sawah rata-rata memiliki kedalaman hingga 14 meter.

“Kalau sumur warga paling cuma 8 meter, sehingga saat kering. Warga langsung mencari air ke sumur sawah, pemilik sawah juga memberi izin warga untuk mengambil air disini jadi gratis. Sumur ini saja, baru digali pemiliknya sehingga makin dalam,” katanya.

Aisyah menjelaskan, warga mencari sumur sawah yang dekat rumah sehingga tidak terfokus di satu titik saja. Ia bahkan, satu hari bisa bolak-balik mengambil air dengan menggunakan galon air mineral isi 19 liter.

“Kalau pagi ramai, jam segini sudah sepi karena warga mengambil kebanyakan pagi. Air ini untuk keperluan mencuci dan keperluan dapur, kalau mandi ya disini. Makanya ini ada penutup untuk digunakan warga mandi,” ujarnya.

Menurutnya, baru kali warga harus mencari air ke sumur sawah karena tahun-tahun sebelumnya sumur warga tidak pernah kering. Aisyah menambahkan, musim kemarau tahun ini dinilai cukup panjang sehingga menyebabkan sumur warga kering.

“Sebelumnya tidak pernah seperti ini, ya baru tahun ini. Kemarau panjang, kemarin sempat gerimis tapi tidak sampai deras. Untuk bantuan air bersih, belum pernah dapat. Desa sebelah juga sama kondisinya, sumur kering,” jelasnya.[tin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar