Peristiwa

Sumur Minyak Tua Wonocolo Terbakar, Diduga Sumur Ilegal

Bojonegoro (beritajatim.com) – Kebakaran terjadi di lahan pengeboran minyak tradisional yang dilakukan warga. Api membakar sumur minyak di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro. Kejadian itu berlangsung sekitar pukul 13.00 WIB, Jumat (4/9/2020).

Salah satu anggota Satpol PP Kecamatan Kedewan, Suparwan mengungkapkan, kebakaran terjadi saat para penambang sedang melakukan aktifitas. Saat itu, percikan api muncul dari knalpot mesin penarik seling tambang dan langsung menjalar ke sumur.

“Akibat kejadian itu tiga mesin mobil penarik minyak dan satu mesin genset terbakar. Tidak ada korban jiwa,” ujarnya kepada beritajatim.com.

Sementara diketahui, sumur minyak tradisional yang terbakar adalah sumur D90. Sumur tersebut dikelola oleh kelompok penambang dan diketuai oleh Kuryanto (40) Warga Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.

Kepala Bidang Pemadaman, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bojonegoro Sukirno mengungkapkan, besarnya api sehingga menjalar ke tripot sumur yang terbuat dari kayu jati yang digunakan sebagai tumpuan seling untuk menarik timbal yang dipakai menimba minyak.

Api berhasil dipadamkan menggunakan tiga unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit fire komando serta water supply BPBD. “Pemadaman hingga pembasahan dilakukan sekitar dua jam,” jelas Sukirno.

Taksir kerugian akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp150 juta. Meliputi tiga mesin penambang minyak terbakar 100 persen dan minyak mentah hasil tambang kurang lebih 1000 liter.

Legal and Relations Pertamina EP Asset 4 Field Cepu, Kautsar Restu Yuda, mengungkapkan, kebakaran tersebut terjadi diduga akibat kegiatan penambangan ilegal yang dilakukan oleh penambang liar. Penambangan ilegal, kata dia, selalu berisiko tinggi karena banyak mengabaikan aspek HSSE.

“Kegiatan semacam ini juga memiliki konsekuensi hukum sebagaimana diatur dalam perundang-undangan yang berlaku. Pertamina EP Asset 4 Field Cepu berharap tidak ada korban luka maupun jiwa atas kejadian tersebut,” jelasnya.

Dia berharap, dengan adanya kejadian tersebut menjadi pembelajaran bagi semua pihak bahwa penambangan ilegal sangat beresiko bagi keselamatan penambang dan warga sekitar. [lus/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar