Peristiwa

Sumur Mengering, BPBD Kabupaten Kediri Droping Air Bersih

Kediri (beritajatim.com) – Guna memenuhi kebutuhaan air bersih bagi warga Desa Tiron Kecamatan Banyakan, BPBD Kabupaten Kediri melakukan droping air bersih, pasalnya sejak tiga bulan terakhir, sumur warga mengalami kekeringan. Kegiatan dropping air ini sudah berlangsung sejak 5 hari terakhir.

Jhohans Maras Ponda, Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Kediri mengungkapkan bahwa untuk dropping di Desa Tiron baru kali pertama, pasalnya selama ini, di lokasi tersebut tidak pernah mengalami kekeringan jika musim kemarau.

“Kegiatan kami ini sudah dilakukan sejak tanggal 21 Oktober 2020 hingga sampai saat ini sambil berharap turunnya hujan,” ungkapnya.

Dalam satu hari menurut Jhohans pihaknya sudah menyiapkan 12000 liter air untuk di dropping dalam waktu 1 hari. Sementara itu untuk penyebab dari kekeringan ini menurut Jhohans diduga karena faktor alam.

“Debit sumber air raura di wilyah Desa Tiron ini berkurang dari tahun sebelumnya, sehingga hal ini memicu adanya kekurangan air,” terusnya.

Ia juga mengatakan bahwa dirinya sudah menyiapkan rencana jangka panjang untuk antisipasi supaya tidak ada kekurangan air di wilayah kabupaten Kediri.Kami sudah menyiapkan rencana untuk membuat sumur bor baru di sejumlah titik. Harapannya dengan hal itu tidak ada lagi kekurangan air di Kabupaten Kediri. [nm/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar