Peristiwa

Sumenep ‘Sulap’ Islamic Center Jadi Tempat Karantina ODP Covid-19

seorang pengendara sepeda motor melintas di depan gedung Islamic Center Sumenep

Sumenep (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep ‘menyulap’ gedung Islamic Center, Kecamatan Batuan, menjadi tempat karantina pasien yang berkategori orang dalam pemantauan (ODP) Covid-19.

“Ini merupakan langkah antisipasi kami dalam penanganan covid-19. Kalau ada pasien ODP, bisa ditempatkan di Islamic Center,” kata Sekretaris Daerah Sumenep, Edy Rasiyadi, Senin (23/03/2020).

Ia menjelaskan, untuk kepentingan tersebut, saat ini telah disiapkan 13 bed bagi pasien ODP. Penempatan bed tersebut mengikuti standar rumah sakit, termasuk jarak antar bed.

“Sekali lagi, ini hanya langkah kesiapsiagaan pemerintah daerah. Tetapi kami berharap, ruangan karantina di Islamic Center itu tidak pernah terpakai,” ucapnya.

Sementara di Rumah Sakit Daerah, dr H. Moh Anwar Sumenep, juga telah disiapkan ruang isolasi khusus bagi pasien suspect covid-19. Demikian juga di Puskesmas, telah disiapkan tim khusus untuk antisipasi penyebaran virus corona atau covid-19.

“Kami dari pemerintah daerah sudah berusaha maksimal melakukan langkah-langkah antisipatif dalam penanganan covid-19, agar jangan sampai menyebar ke Sumenep,” tandasnya.

Berdasarkan data terbaru yang dirilis Gubernur Jawa Timur, hingga hari ini pukul 18.00 WIB, jumlah ODP di seluruh Jawa Timur sebanyak 1.405 orang, PDP 125 orang, dan positif covid-19 sebanyak 41 orang. Dari data tersebut, untuk Kabupaten Sumenep tercatat ada 10 ODP. Sedangkan untuk PDP dan positif covid-19 tidak ada. (tem/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar