Peristiwa

Sumenep Buka Unit Siaga SAR di Pelabuhan Kalianget, Ini Tujuannya

Peresmian Unit Siaga SAR di Pelabuhan Kalianget (foto/ ist)

Sumenep (beritajatim.com) – Kondisi geografis Kabupaten Sumenep yang memiliki cukup banyak wilayah kepulauan, dinilai perlu untuk memiliki unit siaga pencarian dan pertolongan (SAR).

“Keberadaan Basarnas di daerah memang sangat diperlukan. Sebenarnya cukup banyak daerah yang mengajukan pada kami, agar ada unit SAR di wilayahnya. Namun kami menjatuhkan pilihan ke Sumenep melihat kondisi geografis dan aktifitas masyarakatnya,” kata Kepala Kantor SAR Sumenep, Hari Adi Purnomo.

Pada Selasa (9/3/2022), Pos Siaga SAR Sumenep Jl. Raya Pelabuhan No.14 Desa Kalianget Timur, Kecamatan Kalianget, diresmikan Bupati Sumenep, Ach. Fauzi. “Unit Siaga SAR ini sebagai embrio kantor SAR. Karena itu, sangat diperlukan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Sumenep,” terang Hari.

Ia menjelaskan, di unit siaga SAR baru ada 8 personel. Sedangkan Kapal SAR masih berada di Surabaya, karena keterbatasan personil. “Jadi Basarnas ini masih memerlukan bantuan TNI, Polri, dan instansi terkait dalam penanganan Ops SAR,” ujarnya.

Menurutnya, Basarnas memiliki tugas mengevakuasi korban bencana dengan dituntut kecepatan dan keamanan bagi penolong. Namun sering terjadi kedaruratan dalam penolongan korban dikarenakan jauh dari kantor SAR.

“Karena itulah di Pelabuhan Kalianget ini sekarang sudah diresmikan unit siaga SAR. Dengan begitu diharapkan penanganan dan pertolongan terhadap korban lebih cepat,” ucapnya.

Sementara Bupati Sumenep, Ach. Fauzi mengatakan, Sumenep memang sangat membutuhkan Basarnas, apabila terjadi kecelakaan laut. “Kami perlu kecepatan dalam penanganan korban laka laut maupun bencana alam lainnya. Karena itulah, sekarang di Kalianget ada unit siaga SAR,” katanya.

Ia mengungkapkan, sinergitas bersama sangat dibutuhkan dalam penanganan dan pertolongan kepada masyarakat saat terjadi bencana. “Pemkab akan berupaya mencari solusi penempatan yang layak dan strategis dengan sarana dan prasana memadai,” ujarnya.

Ia berharap dengan adanya Pos SAR Sumenep, bisa memberikan kontribusi dari sektor pelayanan dalam kegiatan bantuan dan pertolongan terhadap bencana. “Ya semoga saja keberadaan Basarnas disini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat, apabila terjadi musibah seperti kecelakaan laut,” terang Fauzi. [tem/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar