Peristiwa

Sudah di Asrama Haji, 10 CJH Kabupaten Mojokerto Jatuh Sakit

Foto/ilustrasi

Mojokerto (beritajatim.com) – Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kabupaten Mojokerto sudah berangkat ke tanah suci setelah dari Asrama Haji Sukolilo, Surabaya. Dari 1.818 CJH asal Kabupaten Mojokerto, terdapat 10 orang orang yang sakit dan harus menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS).

Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU), Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Mojokerto, Ali Mukti mengatakan, sebanyak 10 orang CJH tersebut tertunda keberangkatannya meski sudah masuk pada Asrama Haji Sukolilo, Surabaya.

“Sebanyak 5 orang CJH diantaranya belum bisa memastikan berangkat karena masih menjalani perawatan di RS. Pertimbangan keluarga juga mempengaruhi, karena jika sakit dikhawatirkan akan ada apa-apa bila berangkat,” ungkapnya, Senin (29/7/2019).

Masih kata Mukti, sebanyak lima orang CJH lainnya dipastikan bisa berangkat namun masih menunggu kelompok terbang (kloter) keberangkatannya. Para CJH yang memilih menunda keberangkatan ke tanah suci meski sudah masuk di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya kebanyakan mengeluh sakit.

“Yang 5 orang CJH ini masih dirawat, jadi tidak bisa memastikan bisa berangkat. Rata Rata-rata sakit yang dialami para CJH adalah anemia dan diabet. Untuk 5 orang CJH ini, kita tunggu sampai 5 Agustus. Kalau belum ada kejelasan, terpaksa tahun depan,” jelasnya.

Selain 10 CJH tersebut, terdapat dua CJH asal Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto memilih menunda keberangkatan. Pasangan suami istri ini memilih menunda karena sang istri mengalami kecelakaan. CJH asal Kabupaten Mojokerto tahun ini dibagi menjadi 6 kloter, dengan total 1.818 orang.

Kloter 61 dan 62 sebanyak 630 orang CJH diberangkatkan pada, Jumat (26/7/2019) pekan lalu dengan 15 armada bus. Kloter 63 dan 64 sebanyak 890 orang menyusul diberangkatkan pada, Sabtu (27/7/2019) menggunakan 20 bus.

Kloter 67 sebanyak 210 orang diberangkatkan pada, Minggu (28/7/2019) dengan enam bus dan kloter pamungkas yakni kloter 84 sebanyak 84 orang berangkat pada, Minggu (4/8/2019) dengan tiga bus. [tin/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar