Peristiwa

Sudah Bengkak, Mayat Mengambang di Sungai Brantas Mojokerto Sulit Diidentifikasi

Mojokerto (beritajatim.com) – Sesosok mayat yang mengambang di Sungai Brantas Desa Pagerluyung, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto akhirnya berhasil dievakuasi. Mayat berhasil ditarik ke pinggir dan dievakuasi ke ruang jenazah RSUD RA Basoeni, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto.

Setelah berhasil dievakuasi ke pinggir Sungai Brantas dengan cara ditarik, mayat terlihat memakai kaos warna biru dan hanya mengenakan celana dalam warna coklat. Rambut dikuncit dan di tubuh korban terdapat tali warna biru yang terbuat dari potongan karung.

Sementara kondisi mulut terbuka dengan lidah menjulur ke luar. Kondisi tubuh korban sudah dalam keadaan bengkak karena diduga mayat berada di dalam air sudah cukup lama. Tercium bau busuk dari tubuh mayat sebelum akhirnya dievakuasi ke ruang jenazah RSUD RA Basoeni.

Kapolsek Gedeg, AKP Suwoco mengatakan, sekitar pukul 10.00 WIB ditemukan mayat mengambang di Sungai Brantas. “Mayat berhasil dievakuasi dan sekarang sudah dievakuasi ke RSUD RA Basoeni,” ungkapnya, Selasa (9/7/2019).

Secara kasat mata, lanjut Kapolsek, kondisi lecet dan bengkak karena sudah bebarapa hari di dalam air. Terkait tali yang ditemukan di tubuh mayat, pihaknya belum bisa memastikan termasuk jenis kelamin dan berapa lama mayat di dalam air.

“Untuk kepastiannya akan dicek di rumah sakit,” tegasnya. [tin/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar